CPNS 2018: Tes SKB Harus ke Kediri

89

MADIUN – Pelamar penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos seleksi kompetensi bidang (SKB) harus siap fisik dan biaya. Sebab, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memutuskan tes tahap kedua untuk peserta dari Kabupaten Madiun digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. ‘’Hari ini (kemarin, Red) masih dirapatkan jadwal daerah di zona Kediri,’’ kata Kepala Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya Tauchid Djatmiko kemarin (3/12).

Tauchid menyebut ada empat zona pelaksana SKB di Jawa Timur. Selain Kediri, ada dua lokasi di Surabaya dan di Jember. Keempat lokasi jadi tuan rumah untuk sejumlah daerah terdekat. Kabupaten Madiun ke Kediri dengan pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Menggantikan opsi sebelumnya di Surabaya. Sebab, Kabupaten Madiun tidak bisa menggelar SKB secara mandiri. ‘’Selain empat zona itu, ada tujuh daerah yang bisa menyelenggarakan SKB mandiri,’’ ujarnya.

Tauchid mengatakan, pelaksanaan SKB di empat zona itu dimulai Jumat (7/12) selama sepekan. Namun, masing-masing daerah berbeda harinya. Sedangkan tujuh daerah pelaksana mandiri sudah bisa memulai SKB per Rabu (5/12). Tidak serentak karena bergantung kesiapan daerah masing-masing. ‘’Untuk empat zona masih beberapa hari kemudian karena harus mengakomodasi banyak daerah,’’ sebutnya.

Untuk peserta SKB, Tauchid mengklaim 38 kota/kabupaten di Jatim sudah klir. Pihaknya telah menyelesaikan rekonsiliasi serta verifikasi dan validasi data peserta dari BKN pusat, Kamis lalu (29/11). Mulai peserta lolos murni memenuhi ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) maupun lolos sistem ranking. Kendati demikian, seluruh badan kepegawaian daerah (BKD) baru mengumumkannya kemarin (3/12) hingga pukul 24.00. Pasalnya, sebelum disampaikan ke publik di website, ketua panitia seleksi daerah (panselda) perlu menandatanganinya. ‘’Jatim kompak diumumkan Senin (3/12),’’ tuturnya.

Tauchid menyebut tidak ada masa sanggah atas hasil peserta yang berhak lolos SKB. Hasilnya sudah valid karena berdasarkan sistem. Pengumuman yang disampaikan ke publik membeber nama dan nilai yang diperoleh. Yakni, lolos murni berpedoman Permen PAN-RB 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD. Juga Permen PAN-RB 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Formasi PNS bagi yang lolos lewat sistem ranking. ‘’Semua transparan,’’ tegasnya.

Sementara, Kepala BKD Kabupaten Madiun Endang Setyowati belum bisa mengungkap jumlah peserta yang lolos SKB. Pun memastikan lokasi pelaksanaan tes tahap kedua tersebut. Alasannya masih dirapatkan di BKN. ‘’Kami kabari kalau sudah waktunya,’’ katanya. (cor/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here