CPNS 2018: Pansel Pusing Komputer Kurang

122

MADIUN – Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS yang resmi digelar hari ini diwarnai sejumlah persoalan. Sejak H-2 Rabu (24/10) hingga H-1 kemarin (25/10), masalah muncul di Wisma Haji. Panitia seleksi (pansel) terpaksa harus menyesuaikan ulang jadwal SKD lantaran jumlah perangkat komputer yang tak sesuai dari rencana. BKN awalnya siap menyediakan 400 unit laptop. Namun, hanya 196 unit yang disediakan. ’’Imbasnya kami sesuaikan waktu dengan perangkat yang ada,’’ kata Kepala BKD Haris Rahmanudin.

Pantauan Jawa Pos Radar Madiun di Wisma Haji kemarin, 196 perangkat laptop sudah disiapkan di aula utama. Ratusan laptop itu tiba di Wisma Haji, sehari sebelumnya. Kemarin siang, 190 laptop sudah terpasang di 190 meja. Enam unit sisanya disimpan sebagai cadangan. Pansel berkutat pada persiapan sarpras pendukung lain seperti jaringan internet. ‘’Meja dan kursi yang kami persiapkan sementara 190, menyesuaikan jumlah perangkat yang sudah ada. Sampai sekarang (kemarin, Red), hanya 190 yang diberikan kepada kami,’’ terangnya.

Dampaknya, otomatis bakal membuat penyelenggaraan SKD khusus lowongan Pemkot Madiun lebih molor. Awalnya diperkirakan rampung dua hari. Dengan asumsi, sehari dua ribu pelamar sanggup menyelesaikan SKD, terbagi dalam lima sesi. Sementara, jumlah pelamar yang mengikuti SKD untuk lowongan pemkot berjumlah 3.051 orang. Total untuk eks Karesidenan Madiun diestimasikan 22.193 pelamar.

Dengan jumlah laptop yang kurang dari separo, maka dipastikan penyelenggaraan molor. SKD CPNS sesuai rencana akan digelar mulai hari ini hingga dari 16 November. Untuk pemkot, CPNS digelar sampai Minggu (28/10). ‘’Otomatis molor. Kami perkirakan dua hari, menjadi tiga hari,’’ sebutnya.

‘’Alasannya apa (mengurangi jatah perangkat laptop, Red), secara umum mungkin melihat jumlah pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Yang tahu pasti panselnas,’’ imbuh Haris sembari menyebut Wisma Haji dijaga ketat oleh kepolisian dan TNI. Pun, mulai hari ini, lokasi Wisma Haji dinyatakan steril oleh pihak-pihak tidak berkepentingan. (naz/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here