Cegah Massa Terobos Masuk Lanud Iswahjudi

381

MAGETAN – Ratusan warga dari Desa Setren memaksa masuk Lanud Iswahjudi kemarin (20/3). Alasan kedatangan mereka ingin membebaskan Solikin. Dia adalah warga desa setempat yang diduga memprovokasi masyarakat terkait permasalahan aset tanah yang diklaim oleh pihak Lanud Iswahjudi. Sebelumnya, Solikin sempat diamankan Satpom Lanud Iswahjudi atas tindakannya tersebut.

Dalam aksi itu, massa menuntut Solikin dibebaskan. Karena dia dianggap tidak bersalah dalam permasalahan aset tersebut. Apabila tuntutannya tidak dipenuhi, massa mengancam bakal mengerahkan banyak orang lagi. ‘’Selain itu, TNI-AU Lanud Iswahjudi tidak punya kewenangan menangkap warga sipil. Yang berhak adalah aparat kepolisian,’’ kata Andika, koordinator aksi, sambil membawa poster bertuliskan Tegakkan keadilan.

Di sisi lain, pasukan penanggulangan huru hara (PHH) berjajar membentuk barikade mencegah agar massa tidak merangsek masuk ke wilayah Lanud Iswahjudi. Merasa tidak direspons, sejumlah massa sempat melempari petugas dengan batu dan benda yang ada di sekitar mereka.

Tidak hanya itu, massa juga membakar ban bekas di pintu gerbang lanud. Aksi itu digelar di sejumlah titik. Mulai pintu masuk pos barat, kemudian menuju pos timur atau pintu gerbang lanud.

Massa sempat berusaha menembus barikade melalui Kosala Tirta. Hingga akhirnya berorasi di depan rumah dinas Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra. Aksi massa tersebut baru bisa diredam setelah dilakukan proses negosiasi antara Andika dengan pihak lanud. Setelah proses itu selesai, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Danlanud mengatakan bahwa aksi massa itu merupakan bagian dari simulasi PHH dalam latihan Elang Gesit 2019. Latihan tersebut melibatkan satu kompi pasukan kamhanlan, satuan hewan anjing, personel Pom Lanud Iswahjudi, serta mobil water cannon. ‘’Latihan ini sangat penting untuk kesiapan dalam menghadapi berbagai ancaman ke depan,’’ tegas Iko.

Dia berharap agar seluruh anggota dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya apabila skenario latihan ini benar-benar terjadi. Latihan ini juga menjadi tolok ukur bagi pembinaan organisasi selama satu tahun. (pentak/her/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here