Caleg Gagal Potensi jadi Kutu Loncat

50

PONOROGO – Berdekatannya waktu pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Ponorogo dengan Pemilu 2019 berpotensi memunculkan gerakan kutu loncat. Para calon legislatif (caleg) yang gagal menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) ditengarai bakal menyeberang ke pesta demokrasi di 198 desa. Sebab, tempo waktu kedua hajat itu hanya sebulan. Bila pemilu 17 April, pilkades digelar 20 Mei. ‘’Ini indikasi politik pragmatis,’’ kata Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo Sulton.

Sulton memperoleh informasi ada sejumlah caleg yang sudah siap mencalonkan diri sebagai calon kepala desa (cakades). Ketika kalah perolehan suara, siap bertarung sebagai bakal kepala desa. Fenomena tersebut umum dilakukan di Indonesia karena longgarnya aturan. ‘’Memberi peluang bagi para petualang politik pragmatis,’’ ujarnya.

Dia menyebut ada aspek menguntungkan atas fenomena itu. Pertama, bila caleg yang maju pilkades itu seorang petahana punya track record bagus. Ilmu dan pengalamannya dapat diterapkan untuk memperkuat pemerintahan desa (pemdes). Yang menjadi soal, pemkab selama ini belum cukup tegas menyeleksi kandidat. Mereka sebatas diseleksi administrasi. Selanjutnya ketika saat hari H, berlaku prinsip one man one vote atau satu orang satu suara. ‘’Kecakapan, pengalaman, atau pengetahuan tidak masuk pertimbangan,’’ ucapnya kepada Radar Ponorogo.

Bagaimana progres pendaftaran cakades di 198 desa? Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo Suprianto belum bisa dimintai konfirmasi. Ketika coba ditemui di kantornya kemarin, salah seorang staf DPMD menyebut atasannya itu sedang dinas luar. Upaya menelepon dan mengirim pesan tidak direspons.

Sementara, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Ponorogo Arwan Hamidi memastikan tidak ada peraturan KPU (PKPU) yang mengatur gerakan kutu loncat dari pileg ke pilkades. Yang ada malah sebaliknya. Bila kades aktif maju sebagai caleg, maka harus menanggalkan jabatan dengan mengajukan pengunduran diri kepada bupati.  Seperti pileg kali ini yang terdata ada empat orang. ‘’Mereka sudah mengundurkan diri terhitung disahkannya DCT (daftar calon tetap),’’ sebutnya. (naz/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here