Cabuli Cewek SMP, Duda asal Kulonprogo Dibekuk Polisi

337

NGAWI – Semakin banyak saja orang yang memanfaatkan media sosial (medsos) untuk melakukan perbuatan tidak terpuji. Wahono, 43, asal Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo, DIY, nekat mencabuli Kembang (nama samaran), 15, warga Kecamatan Padas, setelah diam-diam diajak menginap di hotel.

Kapolsek Padas AKP Pujianto mengatakan, Wahono mengenal Kembang lewat Facebook.  Singkat cerita, keakraban terjalin di antara keduanya setelah pelaku rajin mengirim chat ke Kembang. ‘’Tersangka lalu mengajak ketemuan,’’ ujar Pujianto kemarin (21/1).

Dengan iming-iming sebuah motor, Kembang yang masih berstatus pelajar SMP itu akhirnya kepincut. ‘’Setelah kami selidiki, tersangka memang sempat datang ke sebuah dealer motor di kawasan Ngawi sebelum membawa korban ke hotel,’’ ungkap Pujianto.

Dari Kulonprogo, Wahono sampai di Ngawi sehari sebelum mengencani Kembang pada Sabtu lalu (19/1). Pria berstatus duda itu terbilang nekat. Wahono sengaja mendatangi rumah korban pada pukul 03.30 dengan maksud menyamarkan ulah hidung belangnya.

Sepandai-pandainya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga. ‘’Suara motor di depan rumah dan anaknya yang mandi di kamar mandi belakang rumah pada jam seperti itu membuat orang tua korban curiga,’’ papar Pujianto.

Terbesit pikiran yang tidak-tidak, orang tua lantas mengecek keberadaan Kembang. Benar saja, gadis belia tersebut sudah tidak ada di kamar mandi. Pun, batang hidungnya tak kelihatan saat dicari di kamar tidur. Kekhawatiran semakin menjadi setelah seharian Kembang tak kunjung pulang.

Orang tua Kembang lalu melapor ke Polsek Padas. Tidak menunggu lama, polisi langsung memburu Wahono yang telah ‘’menculik’’ Kembang. Pelaku berhasil ditangkap di depan Puskesmas Padas pada Minggu (20/1) pukul 14.30.

Pria hidung belang itu berhasil ditangkap tidak terlepas dari skenario jitu yang dirancang polisi. Orang tua korban diminta berpura-pura sakit supaya Kembang mau menjenguk. Umpan di mata kail termakan. Sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Padas yang sudah siaga sebelumnya segera melakukan penyergapan saat Wahono datang ke Puskesmas Padas mengantar Kembang.

Pelaku lantas digelandang ke mapolsek. Setelah sempat berkilah, Wahono akhirnya mengakui bahwa dirinya menginap bersama Kembang di Hotel SAA Ngawi. ‘’Karena TKP di Ngawi. Kasus pencabulan anak di bawah umur ini kami limpahkan ke polres untuk penyidikan lebih lanjut,’’ pungkas Pujianto. (mg8/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here