Cabor Panahan Jadi Tumpuan Ponorogo Dulang Medali di Porprov

24
TARGET TINGGI: Atlet panahan berlatih Rabu sore (26/6). Cabor ini ditarget banyak medali pada Porprov VI Jatim 2019.

PONOROGO – Panahan masih menjadi tumpuan Bumi Reyog dalam meraih medali. Menyambut Porprov VI Jatim 2019, cabor tersebut ditarget merebut tiga medali emas dan satu perak. Secara keseluruhan, kontingen Ponorogo ditarget enam emas, sebelas perak, dan enam perunggu. ‘’Kami semua sepakat, target harus realistis,’’ sebut Ketua KONI Sugeng Prawoto, usai pelepasan kontingen atlet Ponorogo menuju Porprov VI Jatim 2019, Rabu (26/6).

Pada porprov edisi keenam kali ini, Bumi Reyog mengirimkan 97 atlet dan 40 official dari 14 cabor. Sejatinya, ada 17 cabor yang seharusnya bisa diikuti. Namun gagal di tengah jalan. Yakni cabor sepakbola, futsal, dan bola basket. ‘’Gagal di pra kualifikasi porprov. Jadi yang bisa berangkat 14 cabor,’’ kata dia.

Dari 14 cabor, tumpuan medali masih dibebankan pada para atlet panahan. Beban berat juga dipikul atlet pencak silat. Mereka, pada porprov kali ini dipatok dua emas —terbanyak kedua setelah panahan. Sugeng menyatakan, penetapan target pada porprov di Bojonegoro, Lamongan, Tuban, dan Gresik kali ini sudah dipertimbangkan matang. Pertanda takut kalah bersaing dengan daerah lain? ‘’Harus realistis. Karena beberapa daerah juga punya ambisi besar di porprov kali ini,’’ ujar Sugeng.

Di saat panahan ditarget tinggi, sejumlah cabor tak dipatok target medali. Yakni bola voli, panjat tebing, dan paralayang. Minimnya target yang dicanangkan seakan tak berbanding dengan banyaknya anggaran yang diterima KONI dari pemkab, dalam mempersiapkan porprov kali ini. Sugeng menyebut, pihaknya mendapat alokasi Rp 1,1 miliar untuk mempersiapkan porprov. ‘’Digunakan untuk menggelar puslatda, serta akomodasi atlet dan official selama porprov,’’ bebernya.

Bupati Ipong Muchlissoni meminta atlet memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan. Terlepas dari statistik target yang telah dipatok. Sebagai wujud pembuktikan diri. Termasuk, atlet dari cabor yang tak ditarget perolehan medali. ‘’Selain dari KONI, akan ada tambahan reward dari pemkab bagi atlet yang meraih medali. Termasuk jika kontingen Ponorogo finish di peringkat lima besar,’’ sebutnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here