Cabor Atletik Kabupaten Madiun Sumbang Medali Perdana

53
PRESTASI: Andri Ferdiansah memamerkan medali perunggu nomor pertandingan 100 meter lari yang diraihnya Minggu (7/7).

MADIUN – Cabang olahraga (cabor) atletik berhasil menyumbangkan medali perunggu perdana bagi kontingen Kabupaten Madiun. Andri Ferdiansah, atlet cabor, berhasil finis urutan ketiga pada babak final nomor pertandingan lari 100 meter dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur.

Burhan Andi Nurudin, ofisial atletik Kabupaten Madiun, mengungkapkan bahwa Andri sanggup melibas lintasan 100 meter Stadion Bumi Wali Tuban dengan catatan waktu 11,15 detik. Pemuda 20 tahun itu kalah waktu dari Kota Blitar 11,10 detik dan Tulungagung 11,12 detik. ‘’Raihan medali perunggu ini di luar perkiraan kami,’’ katanya dihubungi via telepon seluler Senin (8/7).

Burhan menjelaskan, sedari awal berangkat ke Tuban membawa motivasi cukup menembus babak final. Mengingat lawan dari kontingen lain cukup kuat. Namun, dalam babak penyisihan, perkembangan besar terlihat dari tiga atlet yang dibawa. Waktu terbaik atau best time lari mengalami peningkatan signifikan. Terutama Andri yang sanggup memangkas hingga second kecil. ‘’Ketika latihan dulu di kisaran 11,75 detik,’’ ujarnya.

Kontingen Kabupaten Madiun berpeluang menambah perolehan medali dari cabor atletik. Pasalnya, Andri memastikan satu tempat di babak final nomor pertandingan 200 meter. Pemuda bertinggi 174 sentimeter itu menunggu lawan tanding. Kesempatan juga masih terbuka dari atlet putra dan putri untuk nomor pertandingan 1.500 meter yang finalnya berlangsung hari ini. ’’Mudah-mudahan dapat dua medali tambahan,’’ harap Burhan.

Kendati demikian, Burhan tidak menarget medali tambahan tersebut adalah emas. Pihaknya lebih mendorong ke anak-anak untuk fokus. Memikirkan target medali dikhawatirkan malah menjadi beban saat bertanding. ’’Kami minta tampil lepas. Mudah-mudahan komposisi atletnya tetap sama,’’ ucapnya.

Berdasar laman resmi Porprov Jatim, hingga tadi malam Kabupaten Madiun sementara meraih satu medali perunggu sumbangan cabor atletik. Menempatkannya di peringkat 33 dari 38 kontingen. Namun demikian, perolehan tersebut disamai tiga daerah lain eks Karesidenan Madiun: Magetan, Pacitan, dan Kota Madiun. (cor/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here