Cabor Angkat Besi Pacitan Bikin Kejutan

47
MENGEJUTKAN: Luluk Diana Tri Wijaya (tiga dari kanan) dan Amel Candra Novitasari (dua dari kanan) menerima kalungan medali emas dan perak Selasa (9/7).

PACITAN – Cabang olahraga (cabor) angkat besi putri Pacitan membuat kejutan dalam lanjutan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur. Masing-masing tiga medali emas dan perunggu berhasil diborong Luluk Diana Tri Wijaya dan Amel Candra Novitasari Selasa (9/7). Raihan impresif itu mengerek posisi kontingen Pacitan sementara di peringkat 23 dari total 38 kota/kabupaten dengan perolehan 19 poin.

Luluk menyabet medali emas di nomor kelas 45 kilogram snatch, kelas 45 kilogram clean dan jerk, serta kelas 45 kilogram total. Sedangkan Amel meraih medali perunggu di nomor pertandingan sama dengan Luluk. Angkat besi berpeluang menambah medali karena ada satu nomor yang dilombakan hari ini. ‘’Masih ada kelas 73 kilogram putra,’’ kata Samsuri, pelatih angkat besi.

Samsuri menyebut, target porprov kali ini sudah terpenuhi. Minimal memperoleh satu dari masing-masing medali emas, perak, dan perunggu untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sedangkan target pribadinya ada satu dari lima atlet yang dibawa ke Tuban memperoleh medali. ‘’Raihan hari ini (kemarin, Red) buah kerja keras anak-anak,’’ ujarnya.

Di sisi lain, catatan lebih apik sanggup dituliskan cabor angkat besi ketimbang Porprov V empat tahun silam. Kala itu, cabor di bawah naungan Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Jatim ini hanya membawa pulang tiga medali perak dan perunggu dari Banyuwangi. ‘’Kalau dulu didominasi Kediri, sekarang mulai merata,’’ sebut Samsuri.

Hingga tadi malam, kontingen Pacitan nangkring di peringkat 23 dengan sembilan medali. Tertinggi dibandingkan lima daerah di eks Karesidenan Madiun. Selain angkat besi, cabor catur menyumbang dua medali perunggu dan paralayang menyumbang medali perak. (odi/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here