Butuh Mesin Pembersih Pantai Rp 1 Miliar

76

PACITAN – Pemkab Pacitan berencana membeli mesin pembersih pantai. Harganya ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Mesin serupa dengan yang digunakan di Bali itu bakal ditempatkan di Pantai Pancer Door dan Teleng Ria. ‘’Nanti kami usulkan di PAK (perubahan anggaran keuangan, Red),’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan Edy Junan Ahmadi kemarin (26/2).

Rencana itu muncul dari bersih pantai Pancer Door yang digelar Pemkab Pacitan kemarin (26/2). Rangkaian kegiatan Gerakan Indonesia Bersih itu diikuti Bupati Pacitan Indartato dan para aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Pacitan. Bupati Indartato pun mencari upaya untuk menjaga salah satu objek wisata andalan itu bersih. ‘’Akhirnya ada yang mengusulkan. Bupati setuju diadakan,’’ ujarnya.

Selama ini dua pantai tersebut menjadi langganan sampah kiriman dari Sungai Grindulu. Mulai sampah plastik hingga ranting pepohonan. Kerja bakti, menurut dia, tidak cukup untuk mengatasi sampah di pantai kawasan Pacitan kota itu.  ‘’Kalau hanya kerja bakti hasilnya tidak maksimal,’’ tuturnya.

Junan menyebut ada mesin pembersih pantai yang lebih murah. Hanya, ukuran dan kapasitasnya lebih kecil. Pilihan tersebut dinilai tidak pas lantaran tidak ekonomis. Sebab, volume sampah di Pantai Pancer Door dan Teleng Ria sangat besar. Selain tenaga operasional, juga bahan bakar minyak (BBM) yang tinggi. Mengingat dua pantai tersebut memiliki garis pantai sepanjang 3,5 km. ‘’Per jam kurang lebih habis 15 liter,’’ sebutnya.

Pengadaannya bakal melalui DLH. Hanya, kewenangan operasionalnya masih tanda tanya. Apakah DLH atau dinas pariwisata pemuda dan olahraga (disparpora). Junan mengaku menunggu instruksi bupati. Rencananya hanya satu unit. Untuk pantai lainnya belum dipikirkan. ‘’Baru satu ini dulu. Nanti kita lihat kebutuhan pantai lainnya,’’ ucapnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here