Magetan

Butuh 17 Jam Akomodasi 1.047 Pemilih

Berlaku untuk Satu Alat E-Voting

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Persiapan untuk melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) secara e-voting terus dimantapkan. Setelah pranata komputer dan kasi pemerintahan desa dan kecamatan yang mengikuti simulasi dan sosialisasi, kali ini giliran panitia pilkades. Salah satunya panitia Pilkades Gonggang, Kecamatan Poncol, Kamis (7/11).

Ketua Panitia Pilkades Gonggang Mahfud Subani menyebut bahwa di desanya terdapat lima dusun. Terdiri dari Dusun Kopen, Biting, Dagung, Templek, dan Candi. Masing-masing dusun akan diberi alat e-voting saat pemungutan suara nanti. ‘’Tidak terpusat di kantor desa. Karena masing-masing dusun itu letaknya berjauhan. Sehingga, tidak memungkinkan kalau warga datang ke kantor desa semua,’’ katanya.

Pada Pilkades Gonggang terdapat 4.116 daftar pemilih tetap (DPT). Pemilih terbanyak ada di Dukuh Gonggang. Jumlahnya ada 1.047 pemilih. Dari hasil simulasi kemarin, dibutuhkan waktu sekitar satu menit untuk proses pemungutan suara. ‘’Masalah paling banyak, alat scan tidak cepat dalam mendeteksi e-KTP,’’ ungkap Bani.

Kendati demikian, cara itu bisa diatasi dengan memasukkan nomor urut DPT pada komputer. Setelah itu baru pemilih bisa menggunakan suaranya. Berdasar dari hasil penghitungannya, dibutuhkan waktu sekitar 1.047 menit atau setara 17 jam untuk mengakomodasi dari 1.047 pemilih.

Sementara, waktu pemungutan suara dibatasi hanya tujuh jam lamanya. Mulai dari pukul 07.00–14.00. ‘’Kalau memang nanti terkendala, kan bisa diperpanjang, yang penting pendaftaran dilakukan sebelum pukul 14.00,’’ terang Bani.

Sesuai rencana, alat e-voting bakal didistribusikan oleh pemkab sehari sebelum proses pemungutan suara. Selanjutnya, alat tersebut akan dicek oleh panitia pilkades. ‘’Tapi, semoga nanti berjalan lancar,’’ harapnya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close