Ponorogo

Busa Sungai Juanda Tak Berbahaya

PONOROGO – Uji laboratorium terhadap sungai Jalan Juanda telah dirilis dari tim penguji laboratorium Surabaya. Dari hasil uji laboratorium tersebut diketahui busa yang mendadak menutup permukaan sungai bukanlah hasil dari pencemaran. Juga, negatif mengandung logam berat maupun bahan kimia lain. ‘’Kami sudah dapat hasilnya dari tim yang mengambil sampel beberapa waktu lalu,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sapto Djatmiko.

Sapto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa tahap penanganan terhadap Sungai Jalan Juanda yang mendadak membusa. Mulai pengecekan lapangan, menurunkan tim ahli untuk mengambil sampel, hingga mendapatkan hasil uji laboratorium. ‘’Kesimpulannya, sungai tidak tercemar,’’ ujarnya.

Dia memaparkan, dari hasil uji laboratorium diketahui air sungai mengandung PH mencapai 7,93 dengan suhu 28,2 derajat Celsius. Ada beberapa jenis kandungan lain yang diteliti seperti kadar logam, H2S, CN, minyak lemak, dan kandungan kimia lain. ‘’Tapi hasilnya tetap negatif,’’ ungkapnya.

Pada waktu pengambilan sampel, tim laboratorium mengatakan kandungan basa dalam sungai tersebut tinggi. Sapto mengungkapkan kandungan basa masih dalam ambang normal. ‘’Terkait busa kemarin dari mana, kami sudah lakukan kroscek ke lapangan,’’ terangnya.

Pihaknya memastikan bahwa busa yang muncul tersebut dari limbah rumah tangga. Daerah sekitar banyak yang mendirikan usaha cuci mobil dan motor. ‘’Kami pastikan bahwa busa tersebut berasal dari detergen yang larut di dalam air,’’ tuturnya.

Warga tidak perlu khawatir. Sebab, hal itu tidak berdampak pada pencemaran lingkungan. Pun tidak merusak ekosistem sungai dan sekitarnya. ‘’Kalau tercemar limbah bahan, berbahaya, dan beracun (B3), ekosistem sungai bisa rusak,’’ ungkapnya.

Dia mengimbau warga turut serta menjaga kelestarian sungai. Sehingga ekosistem dan kebersihan tetap terjaga. Apalagi saat ini musim demam berdarah dengue (DBD) mewabah. ‘’Tetap menjaga kebersihan dan turut serta menjaga kelestarian sungai. Sekali lagi, dari hasil uji laboratorium itu sudah menegaskan bahwa sungai tersebut aman alias tidak tercemar,’’ tegasnya. (mg7/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close