4 Orang Ambil Formulir Penjaringan Bacabup-Bacawabup di PDIP

49

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Partai politik (parpol) mulai membuka jalan menuju Pilkada 2020. DPC PDI Perjuangan (PDIP) Ponorogo menjadi partai pertama yang melakukan itu. Dengan membuka penjaringan bacabup-bacawabup sejak 3 September lalu, sejumlah tokoh berminat mengambil formulir pendaftaran.

Sampai kemarin, baru Lisdyarita dan Suhardo yang telah mendaftar dan mengembalikan berkas pendaftaran. Suhardo, mantan ketua DPRD Ponorogo, itu mendaftar Kamis (12/9). Lisdyarita mendaftar Jumat (13/9). ‘’Saya ingin mengembalikan kejayaan PDIP. Agar masyarakat semakin sejahtera,’’ kata perempuan yang akrab disapa Rita itu.

Rita pun mendaftar dengan cara tak biasa. Datang ke DPC PDIP dengan mengendarai becak diiringi reyog dan gajah-gajahan. Banyaknya kolega yang mengantarkan membuat kantor partai di Jalan Budi Utomo itu sesak. Rita mengambil dua formulir sekaligus. ‘’Bisa bupati, bisa wakil bupati. Ini kan masih penjaringan. Keputusannya kami kembalikan ke DPP PDIP,’’ ujarnya.

Pileg 2019 April lalu, Rita nyaleg lewat Partai Perindo. Namun, kini dia mengaku sudah bukan menjadi bagian dari partai itu. Dia bergabung secara resmi dengan PDIP sejak April lalu. Rita menyebut, alasannya dulu bergabung dengan Perindo adalah untuk belajar terlebih dahulu seputar perpolitikan. ‘’Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin bergabung dengan PDIP. Tapi, saya memutuskan belajar dulu di partai baru. Kemarin itungannya belajar politik,’’ tegasnya.

Mendaftar di PDIP, Rita harus bersiap koalisi. Sebab, PDIP hanya mempunyai modal empat kursi. Tidak cukup untuk memberangkatkan calon sendiri di Pilkada 2020. Soal itu, Rita menyerahkan sepenuhnya kepada partai. ‘’Saya mengikuti aturan partai, bagaimanapun keputusannya,’’ tuturnya.

Sekretaris DPC PDIP Ponorogo Johan Bakhtiar mengatakan, sejauh ini sudah ada empat orang yang mengambil formulir penjaringan bacabup-bacawabup di partainya. Baru dua yang sudah mengembalikan. Yakni, Rita dan Suhardo, eks pentolan DPC PDIP Ponorogo yang sempat menjabat ketua DPRD setempat. ‘’Pak Hardo (Suhardo, Red) sudah mengembalikan hari Kamis (12/9). Kami buka pendaftaran sampai Sabtu (hari ini). Ada peluang untuk diperpanjang dua kali tiga hari,’’ katanya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here