Bupati-Wabup Terpilih Pakai Mobdin Bekas

73

MAGETAN – Tak ada mobil dinas (mobdin) kinyis-kinyis untuk bupati dan wakil bupati terpilih Magetan Suprawoto-Nanik Endang Rusminiarti (Prona). Keduanya bakal memakai mobdin bekas bupati-wabup era sebelumnya. Kang Woto –sapaan akrab Suprawoto- mendapat jatah pemakaian Toyota Fortuner dan Honda Accord yang sebelumnya dipakai Bupati Sumantri. Sedangkan Nanik memakai mobdin wabup Samsi jenis Fortuner dan Toyota Corolla Altis. ’’Kondisi APBD tidak memungkinkan untuk pengadaan baru,’’ kata Kabag Umum Dwi Astutik Zulaikah.

Kata dia, tahun ini Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan sengaja tidak menganggarkan pengadaan mobdin baru. Baik pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2018 maupun pada APBD 2019 nanti. ’’Kami menganggap mobilnya masih layak,’’ ujarnya.

Bukan hanya pasangan Kang Woto–Nanik yang sejatinya menggunakan mobdin lama. Pada periode pertama Sumantri– Samsi juga menggunakan mobdin bupati sebelumnya, Saleh Muljono–Miratul Mukminin. Barulah pada periode kedua, Sumantri–Samsi dianggarkan memakai mobdin anyar. Yakni, masing-masing Toyota Fortuner untuk keduanya. Serta Honda Accord untuk bupati dan Toyota Corolla Altis untuk wabup. ’’Bupati yang lama ganti mobil baru pada periode kedua. Tidak masalah,’’ ungkapnya.

Akankah Kang Woto–Nanik juga akan mendapatkan mobdin yang sama? Dwi masih belum bisa memutuskan. Yang jelas, keduanya memang akan mendapatkan dua jenis mobdin untuk menunjang kinerjanya. Jenis itu disesuaikan dengan wilayah Kabupaten Magetan yang beberapa wilayahnya pegunungan. Sedangkan jenis sedan biasanya dipakai jika ada kegiatan di luar kota. ’’Tapi, tidak ada ketentuan mana yang akan digunakan. Terserah,’’ terangnya.

Dua jenis mobdin itu bukan untuk memanjakan bupati dan wakil bupati. Namun, ada regulasi yang mengaturnya. Mendasar pada Permendagri 17/2007 dan Perbup 60/2013 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. Di sana diatur standardisasi mobdin untuk bupati dan wakil bupati. Di mana mobdin bupati jenis jip dengan kapasitas mesin maksimal 3200 CC dan sedan 2500 CC. Sedangkan untuk wakil bupati, jenis jip kapasitas mesin maksimal 2500 CC dan sedan 2200 CC. ‘’Untuk merek menyesuaikan kekuatan anggaran pemkab,’’ pungkasnya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here