Bupati Surati KAI, Usulkan Stasiun Barat Naik Kelas

391

MAGETAN – Usaha Magetan membuka diri di bidang ekonomi terus diupayakan Bupati Suprawoto. Salah satunya dengan mendorong kenaikan kelas operasional Stasiun Barat. Dia berharap stasiun itu tidak menjadi tempat pemberhentian kereta api (KA) ekonomi saja, tapi juga kereta bisnis dan eksekutif. ‘’Kami akan berjuang supaya tidak hanya ekonomi yang berhenti,’’ kata bupati yang akrab disapa Kang Woto itu.

Dia mengaku sudah berkirim surat ke PT KAI sekitar satu bulan lalu. Surat itu berisi permohonan untuk meningkatkan kelas operasional Stasiun Barat. Tujuannya untuk mempermudah penumpang mengakses Magetan. Saat ini, mereka yang hendak bertandang ke Magetan menggunakan kereta api harus lebih dulu transit Stasiun Madiun. ‘’Kereta kelas bisnis dan eksekutif hanya berhenti di Stasiun Barat kalau sedang simpangan dengan kereta lain,’’ ujarnya.

Kondisi bangunan stasiun juga sudah direnovasi karena terdampak double track. Sehingga, berpotensi naik status dari kelas II menjadi kelas I. Sebab, desain bangunan pengganti stasiun yang terkena gusur megaproyek nasional tersebut lebih besar daripada bangunan lama. ‘’Sejatinya sudah layak untuk menjadi tempat pemberhentian kereta bisnis dan eksekutif,’’ tutur Kang Woto.

Keinginannya agar Stasiun Barat naik kelas juga telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Magetan pada 1 Februari lalu. Hanya, dia diminta untuk membicarakannya dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI. ‘’Respons presiden saat itu positif,’’  ungkapnya.

Dari 55 perjalanan KA, 10 perjalanan KA dilayani di Stasiun Barat. Tapi, hanya untuk kelas ekonomi. Meliputi KA Sancaka, Singasari, Sritanjung, Brantas, Kahuripan, Logawa, dan Pasundan.

Jika stasiun nanti naik kelas, tidak tertutup kemungkinan terjadi peningkatan pula pada perjalanannya. Juga kelas KA yang berhenti di sana. Saat ini frekuensi penumpang yang dilayani Stasiun Barat masih terbilang minim. Dalam sehari, hanya ada 80 sampai 100 penumpang. Dengan bangunan yang lebih bagus daripada sekarang, secara perlahan frekuensi penumpang bakal meningkat dengan sendirinya. Asalkan ditunjang pelayanan yang prima. (bel/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here