Ngawi

Bupati Ngawi Minta Resepsi Pernikahan Gunakan Konsep Drive Thru

Tanpa Kursi, Tamu Maksimal 500

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Keinginan para pekerja seni aktif kembali dalam kegiatan berkesenian mendapat lampu hijau bupati. Pun, warga bisa menggelar pesta pernikahan, dengan catatan harus menerapkan protokol new normal.

Bupati Ngawi Budi ’’Kanang’’ Sulistyono mengatakan, resepsi pernikahan harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Dia meminta konsepnya dibuat drive thru untuk mencegah potensi tamu berkerumun. ‘’Setelah menyampaikan salam kepada pengantin langsung pulang, tidak ada acara duduk atau makan-makan,’’ kata Kanang Rabu (24/6).

Hiburan musik dalam pesta pernikahan juga diizinkan. Namun, ada ketentuan yang harus ditaati. Salah satunya, tamu tidak boleh menyumbang lagu. Sedangkan pihak penyedia jasa hiburan wajib melengkapi peralatannya untuk menghindari pemakaian alat secara bergantian.

Sementara, jumlah tamu yang diundang maksimal 500 orang. Sedangkan durasi resepsi tidak boleh lebih dari empat jam. ‘’Kalau ada penarinya harus pakai face shield (pelindung wajah, Red),’’ tutur ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Ngawi itu.

Bagaimana dengan kesenian lain seperti pergelaran wayang kulit dan konser musik yang bersifat terbuka? Kanang menegaskan belum diperbolehkan digelar sampai batas waktu yang belum ditentukan. ‘’Kecuali kalau digelar tanpa penonton atau pakai live streaming tidak apa-apa,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close