Bupati Marah, Oknum PNS Jadi Calo CPNS

186

MAGETAN – Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) memang menjadi ladang empuk bagi para calo CPNS. Jika beruntung, duit ratusan juta rupiah bisa masuk kantong. Penerimaan tahun 2018 tak luput dari aksi para calo tersebut. Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Magetan kembali berulah. Tanpa ba-bi-bu Bupati Magetan Suprawoto menjatuhinya sanksi. ’’ASN tersebut sudah saya beri sanksi penurunan pangkat,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.

Namun, ulah ASN itu sudah terendus. Yakni, beberapa bulan sebelum pelaksanaan tes CPNS. Kali ini korbannya adalah tenaga honorer. Aparat pengawasan intern pemerintahan (APIP) bergerak cepat dengan memeriksa ASN tersebut. Benar saja, dia berani menjamin tenaga honorer tersebut lolos dalam tes CPNS 2018. Bukti-bukti juga dikantongi oleh APIP Inspektorat Magetan. ’’Ada kuitansinya,’’ ujar Kang Woto, sapaan bupati.

Siapakah oknum PNS itu? Dari organisasi perangkat daerah (OPD) mana? Bupati menutup rapat. Yang jelas, oknum PNS itu kini masih dalam pantauan pasca penjatuhan sanksi. Dia yakin hukuman disiplin yang sudah diberikannya membuat oknum PNS tersebut jera dan tidak mengulanginya lagi. ’’Karena kalau mengulangi lagi, akan ada hukuman yang lebih berat. Seperti saya berhentikan,’’ paparnya.

Mantan Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kekominfo) itu tidak tahu-menahu apa motif seorang PNS nekat menjadi calo CPNS. Bahkan, kebanyakan mereka malah menawarkan diri dan meyakinkan para korban bisa menjadi CPNS. Tentunya, bermodalkan jabatan yang dimiliki dan link. ‘’Ya, kenyataannya seperti itu. Tapi, saya tidak tahu persis kenapa,’’ katanya.

Dengan dibekuknya satu oknum PNS nakal itu, Kang Woto menjamin penerimaan CPNS 2018 bersih dari praktik calo. Sebab, pelaksanaannya sangat transparan. Peserta bisa melihat sendiri hasil tesnya. Cara menghitung nilai, semua tahu. Soal yang dikerjakan antarpeserta juga tidak sama. ‘’Tapi, kalau masih ada yang main dan bisa menjamin, itu karena spekulasi saja. Kalau masih percaya, ya sayang banget,’’ ucapnya.

Diketahui, dalam penerimaan CPNS 2018 lalu, setidaknya ada 5.055 peserta yang mengikuti seleksi. Namun, serangkaian tes yang harus dijalani, mulai seleksi kompetensi dasar (SKD) hingga seleksi kompetensi bidang, hanya menyisakan sebanyak 366 peserta yang bisa melanjutkan hingga tahap pemberkasan. Namun, sejatinya Pemkab Magetan mendapatkan jatah formasi sebanyak 370. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here