Bupati Kanang: Tetap Jaga Kerukunan dan Sikap Toleransi

76

NGAWI – Sejumlah catatan positif berhasil ditorehkan Pemkab Ngawi sepanjang tahun 2018. Hal itu bukan hanya diukur dari banyaknya prestasi yang telah diraih. Tapi, terciptanya situasi yang kondusif. ’’Selaku pemerintah kami tentu sangat berterima kasih atas upaya masyarakat dalam membangun Ngawi selama tahun 2018 ini,’’ kata Bupati Ngawi Budi ’’Kanang” Sulistyono kemarin (31/12).

Bagi Kanang, kesuksesan pemkab bukan hanya dilihat dari seberapa banyak prestasi. Tapi, kondusivitas warga. Itu merupakan parameter utama mengukur keberhasilan pembangunan. Kanang  mengapresiasi upaya warga Ngawi yang telah bersama membangun situasi tersebut pada 2018 lalu. ’’Terjaganya kerukunan dan sikap toleransi yang kuat di Ngawi juga keberhasilan kita selama setahun terakhir,’’ ujarnya.

Bagaimana tahun 2019? Tentu catatan positif itu harus dipertahankan. Bahkan, semakin ditingkatkan supaya ke depannya lebih baik. Masyarakat harus semakin kompak dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Karena tantangannya sudah pasti semakin berat mengingat adanya momen tahun politik pada 2019 ini. ’’Harus tetap dijaga supaya ke depan semakin baik,’’ tuturnya.

Di sisi lain, bupati mengajak warga Ngawi untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan yang belum bisa diwujudkan pada 2018. Apa yang belum bisa tercapai bakal ditargetkan kembali pada 2019. Namun, yang terpenting dari semua itu, kata Kanang, dampak pembangunan harus dapat dirasakan semuanya ke depan. ’’Kami ingin semua lapisan merasakan. Tidak hanya pengusahanya, tapi juga sampai para petani di bawah,’’ paparnya.

Supaya terwujud, kata dia, pemkab tidak bisa berjalan sendiri. Perlu adanya pemikiran bersama, kerja bersama dengan masyarakat. Harapan untuk mewujudkan masyarakat Ngawi ke depan semakin sejahtera itu diperlukan upaya bahu-membahu antara pemerintah dengan masyarakat. ’’Karena itu, selain toleransi, sikap gotong royong perlu diteruskan demi kemajuan pembangunan Ngawi ke depan,’’ ucapnya.

Beberapa waktu terakhir pemkab getol menyampaikan soal revolusi industri 4.0. Menurut Bupati Kanang, hal itu perlu dimaknai sebagai sebuah perkembangan teknologi yang positif. Karena itu, semua harus mengikuti perkembangan zaman. Selama 2018 lalu, pemkab sudah berupaya meng-update semua layanan sesuai perkembangan zaman. Dari semula layanan manual beralih ke layanan digital. Semua itu wajib diikuti tidak hanya pemerintah, tapi juga semua lapisan masyarakat. ’’Kita ambil sisi positifnya untuk membangun Ngawi ke depan lebih baik,’’ katanya. (tif/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here