MagetanPendidikan

Buntut Beredarnya Video Syur Anak SD, Dindik Larang Siswa Bawa Ponsel

MAGETAN – Video ciuman pelajar sekolah dasar (SD) di Magetan langsung mendapat respons disdikpora. Mereka menyesalkan perbuatan itu terjadi di kalangan siswa SD. ‘’Kami sudah berikan imbauan kepada seluruh kepala sekolah terkait penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah,’’ kata Plt Kepala Disdikpora Magetan Suwata.

Dengan kata lain, siswa dilarang membawa ponsel ke sekolah. Suwata mengharapkan peran guru untuk membantu mengawasi kebijakan tersebut. Sebab, sekolah merupakan tempat belajar. ‘’Nanti ada pemeriksaan secara berkala oleh pihak sekolah kepada siswa. Siapa yang membawa telepon genggam ke sekolah bakal diberi pembinaan,’’ ujarnya.

Kebijakan itu berlaku bagi siswa SD dan SMP di Magetan. Kalaupun ada siswa yang membawa handphone untuk keperluan komunikasi antar jemput, bisa dititipkan ke guru. Pun dapat diambil selepas pulang sekolah. ‘’Yang pasti kami akan lebih memperhatikan siswa supaya mereka fokus belajar. Saya mengharapkan dukungan dari orang tua murid,’’ tutur Suwata.

Terkait nasib dua pelajar yang beradegan cumbu itu, Suwata menyerahkan sepenuhnya ke pihak sekolah masing-masing. Namun, dia mengharapkan ada pembinaan secara berjenjang kepada siswa bersangkutan. ‘’Paling penting, jangan sampai psikologi anak itu drop. Hingga kemudian mereka tidak mau sekolah karena malu,’’ ucapnya.

Terpisah, Kasi Perlindungan Anak DPPKBPPPA Maria Ulfa menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan jika memang diperlukan. Terpenting adalah kondisi psikologi siswa itu tidak jatuh. ‘’Keduanya jangan sampai di-bully. Sebaliknya, mereka harus mendapatkan dukungan dari semua pihak,’’ ujarnya. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close