Buku Nikah Palsu 2017 Muncul Lagi

98

PACITAN – Kabar bohong alias hoax buku nikah palsu beredar di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Padahal, informasi itu sempat muncul 2017 silam. Yakni, ketidakcocokan data di buku nikah dengan nomor register Kementerian Agama (Kemenag). ‘’Tahun lalu tidak ada, apalagi tahun ini,’’ kata Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Pacitan Mutongin kemarin (30/1).

Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian berawal saat Kantor Urusan Agama (KUA) Punung mendapati pasangan suami istri (pasutri) mengurus surat untuk akta anak mereka. Namun, buku nikah tersebut tidak dikeluarkan di Pacitan. Sehingga, pihaknya mengonfirmasi silang ke KUA yang tercatat di buku nikah. Ternyata, pihak KUA yang tercatat tak sesuai data buku nikah. ‘’Ternyata memang ada indikasi palsu karena dibuat melalui jalur tak resmi,’’ paparnya.

Mutongin memastikan buku nikah tersebut bukan dari Pacitan. Dia menduga pembuatan dilakukan di kota besar seperti Jakarta atau akses lainnya. Biasanya, dilakukan pasutri lantaran tak ada restu dari salah satu orang tua. Alhasil, mereka memilih jalan pintas dengan kabur dan melangsungkan perdaftaran pernikahan secara ilegal. ‘’Tapi jelas buku nikah yang dibawa tak terdaftar,’’ ungkapnya.

Kasus lainnya, saat pasutri mengajukan perceraian. Saat petugas melakukan pencocokan nomor registrasi, nama kepala KUA berbeda dengan yang tertera di buku nikah. Meski jika dilihat secara kasatmata buku nikah tersebut tak ada bedanya dengan buku nikah umumnya. ‘’Yang membedakan cuma terdaftar dan tidak,’’ papar Mutongin.

Mutongin berharap, pasutri yang mengajukan pendaftaran pernikahan secara resmi melalui KUA. Dia memastikan proses pernikahan tak ada yang melalui calo. Pun hal tersebut untuk memudahkan persyaratan administrasi lainnya. Tak ubahnya mengurus administrasi  kependudukan lain. Seperti akta anak maupun pengajuan perceraian. ‘’Kalau lewat resmi kan jelas, tapi kalau ada ganjalan di antara keluarga lebih baik didiskusikan dulu,’’ harapnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here