Bu Ipong: Kaya Manfaat untuk Kesehatan Keluarga

99

PONOROGO – Sehat itu dimulai dari keluarga dan lingkungan. Semangat tersebut digelorakan Ketua TP PKK Ponorogo Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni kala mencanangkan gerakan menanam tanaman obat keluarga (toga) serentak di Siwalan, Mlarak, kemarin (12/3).

Pada kesempatan tersebut Wahyuni juga mengajak warga setempat untuk lebih peduli lingkungan lewat gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Itu demi menyikapi serangan demam berdarah dengue (DBD) beberapa bulan terakhir. ‘’Tanaman toga itu memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan keluarga,’’ kata Wahyuni.

Perempuan yang juga akrab disapa Bu Ipong itu sempat diajak kades setempat menanam pohon avokad. Pun, dia terkejut mendapat penjelasan dari sang kades bahwa avokad juga berkhasiat untuk mengobati sariawan. Padahal, yang lazim diketahui, avokad memiliki kandungan utama antioksidan. ‘’Inilah betapa tingginya manfaat tanaman toga,’’ ujarnya.

Wahyuni mengajak masyarakat Siwalan menjadi contoh desa dan kelurahan lain dalam hal penanaman toga. Menurutnya, menanam toga terbilang mudah. Selama ada ruang di halaman rumah yang bisa dimanfaatkan, toga bisa ditanam.

Jenisnya pun macam-macam. Mulai jahe, daun serai, kunyit, lengkuas, kencur, hingga temulawak. ‘’Kalaupun tidak bisa di tanah langsung, bisa menggunakan polybag. Tapi, supaya manfaatnya bisa maksimal, ditanam di tanah langsung,’’ terangnya.

‘’Saya berharap, dicanangkannya gerakan menanam toga serentak ini tidak berakhir seremonial saja. Tapi, ada tindak lanjut realisasi gerakan ini di rumah-rumah ibu,’’ imbuh Wahyuni.

Wahyuni kemarin juga mengajak warga Siwalan lebih peduli gerakan PSN. DBD yang melanda Ponorogo, kata dia, harus mengetuk kepedulian semua pihak. Tidak hanya pemerintah, namun juga masyarakat. Sebab, kunci menekan penyebaran DBD adalah dengan PSN. ‘’PSN harus menjadi perhatian masyarakat, lingkungan harus dijaga,’’ pungkasnya. (naz/c1/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here