AdvertorialMagetan

BSU Gelombang  Lima  BPJAMSOSTEK Madiun  di Serahkan Oleh Wakil Gubernur Jawa Timur

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK)  Madiun menyerahkan Bantuan Batch V Subsidi Upah  yang di serahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur pada Jum’at, (09/10).

Penyerahan data dimulai pada akhir Agustus 2020, dengan jumlah data yang diserahkan sebanyak 2,5 juta data nomor rekening pekerja yang disampaikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Kemudian dilanjutkan pada Gelombang II BPJAMSOSTEK menyerahkan 3 juta data peserta yang dilaksanakan pada awal September.

Penyerahan data Gelombang III diberikan satu minggu setelahnya dengan jumlah 3,5 juta data pekerja, kemudian seminggu setelahnya pada Gelombang IV, sebanyak 2,8 juta data diserahkan BPJAMSOSTEK kepada Kemnaker.

Untuk Gelombang V diserahkan kepada Kemnaker pada tanggal 29 September 2020 dan sehari berselang kembali diserahkan data nomor rekening peserta Gelombang V susulan pada 30 September 2020.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Tito Hartono, mengatakan, pihaknya mengundang lima perwakilan pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Madiun untuk menerima bantuan secara simbolik.

“Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun menyerahkan kemanfaatan kepada lima orang dari badan usaha. Lima pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah dari berbagai profesi  perangkat desa, admin keuangan, perawat rumah sakit, staff admin, dan operator pabrik. Mereka yang mewakili pekerja yang mendapat bantuan. “Ujar Tito”

Penyerahan simbolik Bantuan Subsidi upah di serahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Kabupaten Magetan Suprawoto, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur Dodo Suharto dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Tito Hartono di pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan.

Sebanyak 57 penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak beserta jajaran pemerintah Provinsi Jawa Timur. Adapun penyerahan bantuan tsb diantaranya adalah :

  1. Penyerahan 5000 sertifikat program strategis nasional, instansi pemerintah, dan lembaga keagamaan di Magetan secara simbolis.
  2. Bantuan langsung tunai dana desa, bantuan permodalan Bumdes, dan bantuan masker untuk pendamping desa.
  3. Bantuan sosial beras bagi KPM, PKH dari bulog.
  4. Bantuan kredit program dana bergulir dan PEN serta bantuan CSR 1 unit truk tangki air dari Bank Jatim dan kredit program dana bergulir dan PKPJ dari Bank UMKM.
  5. Simbolis penyaluran Banpres PUM, KUR, dan KUR super mikro dari Bank BRI.
  6. Simbolis penyaluran kredit usaha rakyat dan kredit PEN Bank BNI.
  7. Bantuan subsidi upah dan penerima manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Emil, bantuan tersebut merupakan bentuk sinergitas seluruh elemen di Jawa Timur. Pihaknya ingin memastikan penyerahannya kepada masyarakat secara langsung.

“Bantuan diharapkan bisa membantu dan meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga bisa kembali menggeliatkan roda perekonomian,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berbagai bantuan tersebut merupakan upaya dan dukungan penuh Pemprov Jatim kepada pemerintah pusat dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di kondisi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulakan oleh BPJS KetenagakerjaanMadiun yang sudah valid data sebanyak 38,875 data pekerja dari jumlah tenaga kerja 39,456.

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close