MadiunPeristiwa

Bruaak, Pohon di Rumah Kapiten China Timpa Minimarket

MADIUN – Bahaya mengintai di balik belasan ribu pohon yang berdiri di Kota Karismatik. Kerusakan materiil yang ditimbulkan akibat pohon juga tidak sepele. Dalam waktu kurang dari 24 jam, dua pohon besar tumbang dan menimbulkan kerugian materiil puluhan juta rupiah. Di Jalan Kolonel Marhadi, pohon flamboyan yang berdiri di halaman rumah Kapiten China kemarin tumbang.

Merusak pagar rumah yang diusulkan berstatus cagar budaya dan mengenai teras minimarket di sebelahnya. Dua sepeda motor juga jadi korban. ’’Kerugian materiil antara Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Anto Subekti.

Pohon setinggi 12 meter itu tumbang sekitar pukul 08.20. Hujan tidak sedang mengguyur Kota Madiun pagi itu. Tidak pula angin kencang. Namun, tiba-tiba pohon berdiameter sekitar 20 sentimeter itu tumbang ke arah pagar. Tidak hanya mengenai pagar, namun juga menimpa teras minimarket di sisi timur rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

BPBD tiba di lokasi tak lama usai kejadian. Relawan BPBD serta petugas disperkim langsung mengevakuasi pohon tersebut dengan cara pemangkasan. Butuh waktu sekitar satu jam sampai batang dan dahan pohon yang menimpa pagar dan minimarket berhasil dievakuasi. ’’Saat kejadian tidak sedang hujan, kuat dugaan karena kondisi pohonnya,’’ ujarnya.

Menurut Anto, tumbangnya pohon ratusan tahun itu disebabkan kondisi batang pohon yang sudah mulai lapuk. Apalagi, mulai Selasa sore (27/11) hingga malam, hujan deras mengguyur Kota Karismatik. Hal itu membuat beban yang disangga pohon semakin berat. Sementara, kondisi batangnya tak lagi kuat menahan beban. Berkaca dari kejadian tersebut, Anto mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan pohon yang mengkhawatirkan di lingkungan sekitar.

‘’Kami berharap masyarakat tidak segan memberi laporan jika ada pohon yang berbahaya. Entah lokasi atau kondisi pohonnya. Dinas terkait, apakah BPBD atau disperkim, akan menindaklanjuti,’’ imbuh Anto.

Lantas, bagaimana dengan nasib rumah Kapiten China? Rumah tua di selatan alun-alun itu sempat diklaim disbudparpora hanya dua di Indonesia yang dalam kondisi baik. Termasuk di Kota Karismatik. Rumah itu juga masuk dalam usulan 19 cagar budaya di Kota Madiun. Namun sayangnya, ketika ditanya nasib pagar yang rusak akibat ditimpa pohon, Kepala Disbudparpora Agus Purwowidagdo enggan menjawab.

Petang sehari sebelumnya, pohon besar juga diketahui tumbang di Jalan Rimba Mulya. Sebatang pohon kayu putih dengan tinggi 15 meter tumbang mengenai dua kios milik Muhtar dan Harun Setiawan di Pasar Kembang. Muhtar menaksir kerugian yang dialaminya sekitar Rp 6 juta hingga Rp 10 juta. ‘’Kami dilarang masuk kios karena kondisinya berbahaya,’’ sebut Muhtar. Meski roboh sejak sekitar magrib, pohon berdiameter 20 sentimeter itu baru bisa dievakuasi kemarin pagi. (naz/mg2/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close