Magetan

BPPKAD Magetan Ketiban Aset Bangunan

Gedung SDN Regrouping yang Tidak Dimanfaatkan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Arsip data aset Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Magetan berpotensi bertambah. Dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (disdikpora) berencana melimpahkan aset bangunan SDN kena regrouping ke organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinakhodai Suci Lestari itu. Mencegah bangunan mangkrak. ‘’Penyerahan ke bidang aset itu bisa menekan pengeluaran pihak sekolah,’’ kata Kabid Pendidikan Dasar SD-SMP Disdikpora Magetan Suroso.

Suroso mengatakan, sekolah berkewajiban merawat bangunan bila tidak ingin mengalihkan asetnya. Kegiatan itu bisa malah menjadi sumber pemborosan. Sebab, keluar biaya perawatan. Meski bangunan tidak pernah dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM). ‘’Kecuali kalau bangunannya masih digunakan untuk kepentingan sekolah,’’ ujarnya.

Contoh lembaga yang masih memanfaatkan bangunan adalah SDN 1 dan 2 Sukowinangun serta SDN 1 dan 2 Kepolorejo. Penggabungan bersifat manajerial. KBM dibuat paralel karena jumlah siswa dalam satu rombongan belajar (rombel) tidak boleh lebih dari 28. ‘’Karena siswanya banyak, berada di satu halaman, dan kepala sekolahnya hanya satu. Jadi, setelah digabung dibuat kelas paralel A dan B,’’ terangnya.

Selain kelas paralel, Suroso menyebut bangunan bisa juga untuk penyelenggaraan kegiatan. Asalkan tetap dirawat. ‘’Kalau siap memelihara, silakan menggunakan lagi bangunannya,’’ katanya. (bel/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close