Ponorogo

BPJS Kesehatan Utang RSUD dr Harjono Rp 40,8 Miliar

Tunggakan Belum Terbayarkan, Administrasi Tetap Jalan

‘’Dana talangan itu jalan terakhir. Bahasa sederhananya, nyari utang. Karena rumah sakit kan pelayanan publik, tidak boleh berhenti.’’ dr MADE JEREN, Direktur RSUD dr Harjono

PONOROGO, Radar Ponorogo – BPJS Kesehatan masih punya utang puluhan miliar kepada RSUD dr Harjono. Tunggakan piutang jelang tutup tahun itu sebesar Rp 40,8 miliar. Jika tak kunjung dibayarkan, dikhawatirkan mengganggu pelayanan. ‘’Proses klaim setiap bulan terus kami lakukan,’’ kata Direktur RSUD dr Harjono dr Made Jeren Senin (18/11).

Data yang dihimpun Radar Ponorogo, total tunggakan Rp 40,8 miliar itu terhitung mulai Maret sampai September tahun ini. Tunggakan susulan untuk Maret plus Mei mencapai Rp 8,1 miliar. Berturut-turut, tunggakan Juni senilai Rp 7,7 miliar, Juli (Rp 8,8 miliar), Agustus (Rp 8,4 miliar), dan September (Rp 7,8 miliar). Angka tersebut belum termasuk klaim bulan Oktober lalu. ‘’Kurang lebih sekitar Rp 40 miliar,’’ sebut Made.

Proses klaim, lanjut dokter spesialis THT itu, sebenarnya terus dilakukan pihak rumah sakit kepada BPJS. Sebab, menurutnya, kesulitan pembayaran klaim yang dialami BPJS terbilang cukup besar. Pembayaran klaim yang menunggak bahkan tidak hanya bisa didapati di RSUD dr Harjono. Karena itu, pihak rumah sakit untuk sementara ini mencoba memaklumi. ‘’Yang penting administrasi tetap jalan,’’ ujarnya.

Pihak RSUD masih mencoba akan memaklumi jika BPJS belum bisa membayar piutang, maksimal sampai dua bulan ke depan. Lantas, bagaimana jika BPJS tak kunjung membayar piutang sampai tahun depan? Made menyebut, tak punya pilihan selain terpaksa harus mengakses dana talangan. Sebab, pelayanan RSUD tidak boleh berhenti. ‘’Dana talangan itu jalan terakhir. Bahasa sederhananya, nyari utang. Karena rumah sakit kan pelayanan publik, tidak boleh berhenti,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close