Magetan

BPBD Perpanjang Status Siaga Bencana

MAGETAN – Rentetan kejadian bencana di sejumlah wilayah sepertinya tak mengubah status kebencanaan di Magetan. Belum lagi potensi hujan disertai angin kencang diprediksi masih akan terus terjadi sepanjang bulan ini. Untuk mengantisipasi bencana, BPBD memperpanjang status siaga bencana.

Plt Kepala BPBD Magetan Ari Budi Santoso menunjukkan kondisi cuaca di Magetan. Lewat aplikasi sistem monitoring hujan atau Simon Rain, dia bisa melihat wilayah yang curah hujannya paling tinggi. Dia mencontohkan pada Sabtu lalu (16/2). Dari layar monitor komputer, tampak garis-garis merah di wilayah Maospati hingga Barat. Garis itu menunjukkan hujan lebat yang disertai angin kencang. ’’Berpotensi puting beliung,’’ ujarnya.

Ari menambahkan, cuaca ekstrem tersebut bakal terjadi sampai bulan ini. Tahap awal, hujan bakal turun sporadis. Sejumlah wilayah Magetan bakal diguyur hujan sangat deras. Namun, di wilayah lain terang benderang. Nah, ketika puncaknya, intensitas hujan semakin meningkat. Hujan turun merata di 18 kecamatan. ’’Curah hujan bisa mencapai 100 mm per jam,’’ sebutnya.

Guyuran hujan dan terpaan angin kencang itu berpotensi menimbulkan bencana. Ari mengatakan, Magetan masih berpeluang diterpa puting beliung yang berdampak pada pohon tumbang hingga bencana tanah longsor. ’’Warga harus tetap waspada,’’ imbaunya.

Karena itu, BPBD sudah melakukan persiapan. Salah satunya, memperpanjang status siaga bencana. Status tersebut bakal dicabut ketika musim penghujan sudah berlalu. ’’Dengan penetapan status itu, petugas bisa langsung bergerak ke lapangan ketika terjadi bencana,’’ jelas Ari.

Sebagaimana diketahu, status siaga bencana ditetapkan berdasar surat edaran yang diterbitkan Bupati Magetan Suprawoto bernomor: 118/244/Kept./403.013/2018. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close