AdvertorialPacitan

BPBD Pacitan Uji Lab Lima Titik Sumber Air Hidran

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan menanggulangi kekeringan semakin canggih. Lima titik sumber air hidrannya masuk uji laboratorium. Sebab, sewaktu-waktu bisa disalurkan ke masyarakat. ‘’Kelayakan dan kualitas harus terjamin. Dropping air hidran dilakukan kalau kemarau tak kunjung berakhir,’’ kata Kepala BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo Selasa (29/10).

BPBD bersama dinas kesehatan (dinkes) dan dinas lingkungan hidup (DLH) mengambil sampel air hidran di lima titik pekan lalu. Jumlah itu berdasarkan ketersediaan air yang masih bagus. Dua titik di kawasan alun-alun dan tiga lainnya di Bangunsari, Ploso, dan MAN Pacitan. ‘’Hasil uji lab sudah kami terima. Kualitas air di lima titik itu layak digunakan,’’ ungkapnya.

Didik menyebut, dropping air selama ini belum mengambil dari hidran, melainkan dari PDAM setempat. Uji lab dilakukan kali ini menilik kondisi sumber air sudah menipis. ‘’Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas air hidran,’’ ujarnya seraya menyebut belum bisa memastikan kapan air hidran dimanfaatkan untuk dropping.

Gunadi, petugas pelaksana UPT Laboratorium Kesehatan Dinkes Pacitan, menyebut bahwa kondisi umum air hidran baik dan layak digunakan. Beberapa poin uji lab seperti bau, jumlah zat padat terlarut (TDS), kekeruhan, rasa, suhu, dan warna tidak ada yang melebihi batas kadar maksimum. Sebagaimana aturan main Permenkes 416/1990 tentang Syarat dan Pengawasan Kualitas Air. ‘’Air bisa dikonsumi untuk minum atau lainnya setelah dimasak,’’ tuturnya. (den/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close