Ponorogo

BPBD Minta Warga Waspada Angin dan Petir

PONOROGO – Pergantian bulan belum berarti pergantian musim. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat meminta masyarakat untuk senantiasa waspada akan perubahan cuaca secara mendadak. Hujan dan angin kencang masih sangat mungkin melanda Bumi Reyog. ’’Kurang lebih sampai selama satu minggu ke depan,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Setyo Budiono.

Sepekan terakhir, warga Bumi Reyog tentu tak asing dengan adanya perubahan cuaca yang mendadak. Ketika memasuki siang hari, umumnya cuaca panas terik. Namun, dalam waktu hitungan jam, seketika dapat berubah mendung dan hujan turun dengan lebatnya. Budi menyebut, pihaknya telah menerima laporan dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) mengenai prakiraan cuaca sampai awal April nanti. Hasilnya, menyebut jika Ponorogo menjadi salah satu daerah yang bakal dilanda hujan diserta angin dan petir.

’’Potensi hujannya kategori sedang sampai lebat. Serta berpotensi muncul petir dan angin, namun di waktu-waktu tertentu,’’ kata dia.

Budi meminta masyarakat untuk tetap waspada, mempertimbangkan prakiraan cuaca tersebut. Sebab, hujan disertai petir dan angin kencang juga berpotensi merusak lingkungan. Contoh sepekan terakhir. Menurut Budi, ada banyak laporan masuk ke BPBD mengenai pohon tumbang. Sebagian diantaranya mengenai rumah-rumah milik warga. ’’Di Kecamatan Jambon dan Mlarak, pohon tumbang mengenai rumah,’’ beber Budi.

Contoh lain yakni Kamis lalu. Sebatang pohon akasia di Jalan Raya Jetis-Ngasinan tumbang hingga mengganggu kelancaran lalu lintas. Menyikapi prakiraan cuaca dan berbagai insiden tersebut, Budi meminta masyarakat untuk tetap waspada. Masyarakat harus mulai memperhatikan kondisi pepohonan di lingkungan sekitar. ’’Kalau lapuk, lebih baik ditebang karena bisa tumbang. Selama kondisi cuaca masih belum bersahabat, kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada, dan mengutamakan keselamatan,’’ pungkasnya.

Masyarakat juga diimbau untuk proaktif berkomunikasi dengan BPBD jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Budi memastikan pihaknya siap menindaklanjuti berbagai laporan. ‘’Kunci kesiapsiagaan bencana itu juga harus ditopang peran serta yang kuat dari masyarakat,’’ ujarnya. (naz/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close