BPBD Ingatkan Bahaya Kebakaran saat Pendakian

56

MAGETAN – Para pendaki tak pernah melewatkan momentum kemerdekaan negeri ini. Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Puncak Lawu selalu ramai diikuti pendaki dari berbagai daerah. Mengibarkan Sang Saka Merah Putih dari puncak 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Momentum kemerdekaan itu biasanya diikuti ribuan pendaki yang mulai menapaki Gunung Lawu sejak 16 Agustus mendatang. Dinginnya embusan angin musim kemarau tetaplah harus diwaspadai. ‘’Kesiapan fisik harus benar-benar diperhatikan,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra.

Pada kemarau ini, dia juga mengimbau pendaki memperhatikan betul saat memadamkan api unggun. Dia tak ingin kebakaran yang menghanguskan lima hektare hutan di sekitar Cemoro Sewu 2014 lalu terulang. ‘’Dicek lagi. Sudah benar-benar padam atau belum,’’ ujarnya.

Pendaki juga diminta aktif melaporkan diri sebelum memulai pendakian. Sekaligus memberikan laporan yang jelas tentang aktivitas dan waktu pendakian yang bakal dilakukan. Pun, sebisa mungkin pendaki harus berjalan bersama–sama, tak boleh ada yang naik sendirian. ‘’Jangan pernah keluar dari jalur pendakian resmi,’’ pesannya.

BPBD pun bakal menyiagakan 100 personel gabungan dengan Basarnas untuk disiagakan di setiap pos pendakian. Mereka akan disiagakan sebelum 16—18 Agustus mendatang. ‘’Setelah upacara biasanya langsung turun,’’ katanya. (mg4/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here