Bagian Lantai Jembatan Dungus Bakal Dibongkar Total

54
SEGERA DIREHAB: Kondisi jembatan Dungus yang kerap rusak. Perbaikan total bagian lantai ditargetkan mulai dilakukan bulan depan.

NGAWI – Stereotip ’’perbaikan abadi’’ jembatan lama Dungus bisa jadi bakal hilang. Pasalnya, jika selama ini terkesan tambal sulam, jembatan di Dusun Winong, Kelurahan Margomulyo, Ngawi, itu bakal direhab total seluruh bagian lantainya.

‘’Insya Allah (perbaikan) bulan depan. Sekarang masih proses lelang,’’ kata Kasi Teknik Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) M. Fauzi Amir kepada Radar Ngawi Minggu (14/7).

Fauzi mengungkapkan, rencana merehab total bagian lantai jembatan itu sudah masuk agenda di dinasnya tahun ini. Pun, pemkab telah mengalokasikan anggaran dalam APBD 2019 sebesar Rp 1,72 miliar lebih. ‘’Tinggal menunggu pemenang lelang di ULP (unit layanan pengadaan, Red). Informasinya masih tahap masa sanggah,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah masa sanggah akan segera ditentukan siapa penyedia barang dan jasa sebagai pemenangnya. Lalu, dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak untuk pengerjaan kegiatan rehab jembatan. ‘’Bulan Agustus saya kira sudah bisa dilaksanakan, kalau semuanya lancar,’’ tuturnya sembari menyebut jika tidak ada kendala, proses lelang sudah klir dalam dua pekan ini.

Fauzi menambahkan, rehab tidak menyentuh keseluruhan bangunan jembatan. Melainkan hanya bagian lantai yang dibongkar total. Sedangkan kerangka dan penyangganya tidak masuk item perbaikan. ‘’Yang sering rusak itu kan lantainya, itu yang akan direhab total,’’ jelasnya.

Menurut dia, bagian lantai jembatan tersebut sering rusak ditengarai lantaran balok kayu yang menjadi kerangka dasarnya sudah banyak yang lapuk. Akibatnya, aspal di atasnya kerap berlubang dan ambrol. ‘’Nanti kayunya diganti dengan konstruksi beton, atasnya tetap dilapisi aspal,’’ ungkapnya.

Konsep tersebut, lanjut dia, sesuai rekomendasi tim ahli dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Bandung. Pun, tim tersebut beberapa waktu lalu telah melakukan penelitian di jembatan Dungus. ‘’Ada beberapa pilihan konsep yang direkomendasikan. Setelah dipertimbangkan akhirnya dipilih konstruksi beton dilapisi aspal itu,’’ jelasnya.

Jembatan Dungus selama ini kerap rusak. Bahkan, hampir setiap pekan dilakukan perbaikan lantaran ada saja bagian yang bermasalah. Tidak heran jika warga memberi label ’’perbaikan abadi’’ pada jembatan itu. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here