Boiran Tewas Diseruduk Dua Sepeda Motor

317
GELAP GULITA: Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Boiran, Selasa malam (17/9).

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Nahas menimpa Boiran. Kakek 70 tahun itu tewas setelah tertabrak dua sepeda motor. Tak jauh dari rumahnya, Jalan Raya Ngawi-Kwadungan. Tepatnya di ruas Dusun Kandangan 1, Desa/Kecamatan Kandangan, Ngawi, sekitar pukul 19.00, Selasa (17/9). ‘’Korban meninggal dunia di tempat kejadian,’’ kata Kajaga Pos 1 Satlantas Polres Ngawi Aiptu Sunarto kemarin (18/9).

Kejadian tersebut berawal saat Boiran jalan-jalan di sekitar rumahnya. Baru beberapa langkah, dari arah selatan ke utara menuju Ngawi muncul sepeda motor tak dikenal yang menyeruduknya dari belakang. Tubuh kakek itu pun terpental. ‘’Setelah menabrak, sepeda motor itu melarikan diri,’’ ungkapnya.

Belum sempat bangkit, dari belakang Boiran kembali ditubruk Honda Beat AE 5055 KJ yang dikendarai Rohmad berboncengan dengan Khusni. Warga Kecamatan Pangkur itu gagal menghindari Boiran yang terpental lantaran jaraknya sudah sangat dekat. Kerasnya benturan membuat Boiran langsung meninggal di tempat kejadian.

Sementara, Rohmad dan Khusni mengalami cedera ringan. Sepeda motor hitam yang mereka tumpangi ringsek. Insiden itu membuat warga sekitar berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian. Korban lantas dibawa ke RSUD Ngawi untuk divisum sebelum diantar ke rumah duka. ‘’Sepeda motor yang kabur masih kami selidiki,’’ ujarnya.

Sunarto berharap warga lebih hati-hati saat berkendara pada malam hari. Terlebih jika jarak pandang terbatas. Pun mengenakan perlengkapan keamanan. Terutama helm. Sebab, dalam kejadian itu, pengendara Honda Beat tidak mengenakan pengaman kepala tersebut. ‘’Kelengkapan berkendara itu wajib, termasuk surat-surat dan keamanan diri. Terutama helm,’’ tegasnya. (gen/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here