Magetan

BNPB Apresiasi Langkah BPBD Terkait Penanganan Bencana Kekeringan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dampak kekeringan di Magetan ternyata mendapat atensi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pun, lembaga itu merasa perlu mengecek langsung kondisi lapangan.

Ya, Selasa lalu (8/10) Kasubdit Bantuan Kesehatan dan Air Bersih BNPB Andria Yufferizal bersama timnya datang ke Magetan. Dia turun gunung ke tiga kecamatan yang paling parah terdampak kekeringan. Yakni, Parang, Karas, dan lembeyan. ‘’Nanti kami kaji sehingga bisa diberikan bantuan seperti apa,’’ ujar Andria.

Dia mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan yang dinilai telah melakukan penanganan bencana kekeringan dengan baik. Begitu pula peran pihak swasta dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak. ‘’Seharusnya memang seperti itu,’’ katanya.

Selain Magetan, pihaknya juga melakukan pemantauan dampak kekeringan di Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek. ‘’Yang penting ketersediaan air bagi warga bisa terpenuhi dulu, solusi jangka panjangnya nanti diupayakan,’’ tuturnya.

Catatan BPBD Magetan, lebih dari 11 ribu warga daerah setempat terdampak kekeringan. Mereka tersebar di 10 desa pada tiga kecamatan. Yakni, Mategal, Trosono, Sayutan, Pragak, dan Bungkuk (Kecamatan Parang), Karas dan Kuwon (Karas), serta Kediren, Lembeyan Wetan, dan Lembeyan Kulon (Lembeyan). (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close