BNI Genjot Program Sejuta Rumah

111
SUPPORT : Pinca BNI Madiun bersama perwakilan developer berfoto bersama para debitur BNI Griya KPR Sejahtera usai penandatanganan akad masal

MADIUN – Pemerintah terus menggenjot program perumahan untuk rakyat. Sebagai bentuk dukungan dalam merealisasikan program satu juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu, PT Bank Negara Indonesia (BNI) bekerja sama dengan beberapa pengembang menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 1.946 debitur.

Khusus pada penyaluran FLPP 2019 ini, BNI melakukan penandatanganan kerjasama (PKS) dengan 146 pengembang secara masal di seluruh Indonesia, termasuk Kota Madiun di Monumen Kapal Selam (Monkasel), Surabaya pada Sabtu (23/3) lalu. Untuk BNI Madiun Kantor Cabang Madiun, penandatanganan akad kredit FLPP dilakukan ke 10 debitur yang mewakili. Serta bersama ditandatanganinya  perjanjian kerjasama operasional dengan dua pengembang yang juga disaksikan oleh lima pengembang lain.

PERJANJIAN: Para Debitur saat menandatangi akad kredit masal di kantor cabang pembantu (KCP) Pahlawan sabtu lalu.

Pimpinan Cabang BNI Madiun, Suhartono mengatakan BNI menjadi salah satu bank penyalur FLPP yang dipercaya oleh pemerintah dalam tujuh tahun terakhir. Sebagai salah satu Bank BUMN, BNI mendukung penuh langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah akan perumahan. ‘’Kami optimistis bisa menyalurkan jumlah kredit yang lebih besar dari tahun sebelumnya. BNI menargetkan meningkat setiap tahunnya,’’ katanya.

Selama penyaluran program FLPP, Suhartono mengungkapkan BNI kantor cabang Madiun sudah bekerjasama dengan 10 pengembang lebih yang tergabung dalam beberapa asosiasi. ‘’Kami membawahi Kota/Kabupaten Madiun, Magetan dan Ngawi,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan dengan subsidi pemerintah, suku bunga efektif program BNI Griya KPR Sejahtera hanya sebesar 5 persen per tahun dan berlaku hingga kredit lunas. Selain itu,  KPR sejahtera ini bisa dicicil 20 tahun lamanya dengan cicilan yang ringan. ‘’Beberapa fasilitas penunjang akan didapatkan oleh pemilik rumah bersubsidi dari pemerintah, ada bantuan jalan, penerangan jalan dan air minum,’’ jelas Suhartono.

Kendati begitu ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi oleh calon debitur. Selain berpenghasilan dibawah Rp 4 juta, calon debitur belum pernah memiliki kredit pinjaman rumah sebelumnya. Sebab, kata Suhartono, program ini sengaja diberikan pemerintah untuk memberikan peluang kepada masyarakat yang memiliki pengahasilan rendah dan belum memiliki rumah ‘’Fasilitas seperti ini harus dimanfaatkan, tentunya ini menguntungkan dan memudahkan masyarakat. Mereka bisa mendaftar langsung ke Kantor Cabang BNI Madiun,’’ terangnya. (dya/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here