Blokade Pengamanan Jebol, Ratusan Pelajar Berhasil Terobos Sarangan

92

SARANGAN – Blokade pengamanan rombongan konvoi kelulusan pelajar SMA/SMK sederajat di Magetan jebol. Kemarin (3/5), ratusan siswa yang mengendarai motor lengkap dengan knalpot brong berhasil menerobos masuk ke kawasan wisata Telaga Sarangan. Sebelum akhirnya dipukul mundur petugas yang stand-by di lokasi tersebut. ‘’Ada sekitar 500 motor,’’ ungkap Kasi Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP Dandun Widya Kusuma.

Konvoi pelajar itu, sebut Dandun, terpantau berkumpul di sejumlah titik sedari pukul 10.00 WIB. Mulai gapura perbatasan Karanganyar, Jawa Tengah, pos pendakian Cemorosewu, dan Jembatan Mojosemi. Juga, pertigaan Kampung Pinus dan sepanjang jalur Singolangu. Pihaknya bersama polisi dan dishub bahu-membahu menggiring rombongan konvoi untuk turun dan diarahkan pulang ke rumahnya masing-masing. ‘’Hasil pantauan ada yang beralih ke tempat wisata seperti Genilangit dan Dam Jati Nguntoronadi,’’ ujarnya kepada Radar Magetan.

Sejatinya, petugas sudah menghadang ratusan rombongan yang berniat masuk ke wilayah Magetan. Di Perempatan Sukomoro, petugas sempat menghentikan rombongan dari arah Maospati. Blokade di Desa Sumberagung, Plaosan untuk menghalau rombongan dari jalur-jalur tikus wilayah Ngariboyo. Simpul blokade lainnya, di perempatan Kawedanan untuk memukul mundur rombongan dari wilayah Bendo, Takeran, dan Lembeyan. Selain itu, penghadangan di Panekan yang berbatasan Ngawi; Madigondo, Takeran, berbatasan Madiun; serta Lembeyan berbatasan Ponorogo. ‘’Kemungkinan rombongan konvoi yang masuk di kawasan Sarangan berangkat sejak pagi,’’ kata Dandun.

Kapolsek Takeran AKP Setyo Budi memastikan telah menghalau hampir 300-an  pelajar yang berombongan asal sekolah di Madiun. Mereka berusaha masuk dengan tujuan ke Sarangan. Rombongan langsung dihalau mundur agar tidak mengganggu kelancaran pengguna jalan lain di wilayah Magetan. Dia menyebut tidak ada sanksi penindakan selama penghadangan. Secara umum rombongan konvoi relatif tertib berkendara. ‘’Juga tidak ada indikasi miras (minuman keras). Mereka murni ingin ke Sarangan demi melampiaskan rasa senang karena lulus,’’ bebernya.

Kasat Sabhara Polres Magetan AKP Sini menambahkan, proses penghadangan berjalan lancar dan tertib. Dia tidak menampik bila ada banyak rombongan pelajar luar daerah yang ingin masuk Magetan. Namun, niatan tersebut banyak digagalkan. Disinggung adanya ratusan pelajar berhasil merangsek kawasan wisata, Sini menyebut mereka berangkat tidak berkelompok. ‘’Mereka berangkatnya sendiri-sendiri bukan rombongan,’’ tandasnya. (cor/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here