Blangko e-KTP Minim, Dispendukcapil Andalkan Suket

23
TUNGGU KIRIMAN PUSAT: Tingginya permintaan e-KTP pasca lebaran hanya sanggup terlayani dengan surat keterangan pengganti.

PONOROGO – Seperti cuaca kemarau yang menyebabkan kekeringan, stok blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pun menipis pasca lebaran. Terakhir,  dispendukcapil mendapat 500 keping blangko akhir Ramadan. ‘’Sementara menerbitkan surat keterangan (suket) sebagai penggantinya,’’ kata Kepala Dispendukcapil Ponorogo Vifson Suisno.

Keterbatasan stok, membuat dispendukcapil hanya mampu menerbitkan sekitar 300 keping e-KTP. Itupun, sudah menjadi jatah warga yang mengajukan permohonan jauh hari. ‘’Itu sebenarnya sesuai kemampuan penerbitan sehari dengan dua printer,’’ imbuhnya.

Minimnya pengiriman blangko dari pusat itu pun kian menyudutkan dispendukcapil. Sebab, permintaan e-KTP cenderung meningkat selepas lebaran. ‘’Normalnya pengiriman dua ribu keping sekaligus,’’ terangnya.

Sampai kapan kelangkaan ini terjadi, Vifson tak tahu menahu. Menurutnya, persoalan ini terjadi masif di seluruh daerah. Kendati, koordinasi dengan pusat terus dilakukan. ‘’Memang dari pusat yang belum siap,’’ tegasnya.

Vifson berharap, masyarakat dapat memahami kondisi tersebut. Untuk sementara, dispendukcapil hanya sanggup menerbitkan suket. Vifson pun memastikan, suket berfungsi sebagaimana e-KTP. Hanya, masa berlakunya enam bulan. ‘’Kami meminta maaf kepada masyarakat karena kondisi yang belum maksimal ini. Nanti setelah blangko KTPel sudah normal, akan dicetak berurutan,’’ tukasnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here