Bisnis Sabu, Penghuni Kos Digerebek Polisi

183

MADIUN – Diam-diam, Deni menjalankan bisnis haram dari dalam kamar kosnya di Kanigoro, Kartoharjo. Penghuni kamar 112 itu kedapatan menyimpan 11,2 gram sabu yang diduga kuat siap dijual. Saat digerebek Senin lalu (25/6), polisi mendapati bubuk surga itu telah dikemas ke dalam belasan kantong plastik klip. Di kamarnya juga ditemukan alat timbangan. ‘’Per kantongnya diisi mulai 0,36 gram sampai 1,91 gram,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu, Kamis (26/7).

Melihat temuan saat penggerebekan, polisi menarik kesimpulan sementara bila tersangka merupakan pengedar. Sebagian sabu disimpan di dus box handphone yang disembunyikan di kolong tempat tidur. Selain mengonsumsinya enam bulan terakhir. ‘’Saat ditangkap, sudah siap edar,’’ ujarnya.

Meski mengaku telah mengisapnya setengah tahun, di depan penyidik tersangka membantah mengedarkannya. Di hadapan penyidik, tersangka juga masih menutupi asal-muasal barang haram tersebut. ‘’Sampai saat ini masih terus kami dalami,’’ paparnya.

Penangkapan tersangka, lanjut Nasrun, diawali laporan warga setempat. Sekitar pukul 05.00, warga mendengar cekcok dari kamar tersangka asal Sugihwaras, Maospati, Magetan, itu. Warga juga mencurigai orang asing yang keluar-masuk kamar tersangka. ‘’Kami pun bergerak melakukan pengintaian dua pekan,’’ bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan pasal 114 dan 112 UU Narkotika. Lantaran kedapatan menyimpan narkotika lebih dari 5 gram, dia terancam kurungan minimal 6 tahun maksimal 20 tahun. (mg2/c1/fin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here