Bidik Tujuh Medali Emas, Empat Cabor Jadi Andalan

18

NGAWI – Sebanyak 143 atlet bakal diturunkan untuk memperkuat kontingen Ngawi di ajang Porprov 2019 pada Juli mendatang. Jumlah itu belum termasuk pelatih maupun official tim.

Mereka bakal turun dalam 21 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di 22 nomor berbeda. Kecuali sepakbola yang akan dilewatkan melalui jalur lain. ‘’Kami sudah siapkan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar untuk keperluan porprov,’’ kata Rachmad Suprasono, Ketua KONI Ngawi kemarin (27/4).

Dari situ pihaknya menargetkan bisa mendulang setidaknya tujuh empat dari seluruh cabor yang diikuti. Menurutnya, penentuan target itu sudah melalui berbagai pertimbangan. Termasuk melihat dari potensi cabor yang ada. Seperti halnya tinju, wushu, muaythay dan taekwondo. Sejumlah cabor itu diprediksi berpeluang menyumbangkan medali emas. ‘’Tinju, wushu, muaythay ditargetkan bisa membawa pulang dua emas. Sedangkan, taekwondo satu emas,’’ jelas pria yang akrab disapa Soni itu.

Bagaimana dengan cabor lain seperti panahan dan angkat besi? Soni belum bisa memberikan kepastian. Yang jelas, dia berharap dua cabor itu setidaknya mampu menyumbang medali. Sekalipun itu bukan merupakan medali emas. ‘’Kami belum berani menarget, tapi kalau dapat ya Alhamdulillah,’’ ungkapnya.

Saat ini, proses persiapan menyongsong Porprov 2019 terus dimatangkan. Para atlet bakal diikutkan dalam pusat pelatihan kabupaten (puslatkab). ‘’Kami yakin bisa meraih medali yang sudah ditargetkan,’’ yakin Soni. (tif/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here