Biang Maraknya Laka Lantas Libatkan Pelajar

399

NGAWI – Tiga nyawa pelajar Ngawi melayang sia-sia di jalanan dalam tiga bulan terakhir. Minimnya sarana transportasi umum dituding jadi biang maraknya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan pelajar. Sebab, mereka umumnya mengendarai motor ke sekolah. ‘’Kesadaran orang tua untuk tidak memberikan motor pada anak di bawah umur juga masih kurang,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo kemarin (12/4).

Kurun Januari—Maret, 79 insiden laka lantas melibatkan pelajar terjadi di Bumi Orek-orek. Dua pelajar meninggal pada Februari, satu lagi pada Maret. Para pelajar itu umumnya masih di bawah umur sehingga belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM). ‘’Berkali-kali kami berkunjung ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan tertib lalu lintas kepada pelajar,’’ ujar Cipto.

Sementara sepanjang 2018 lalu, sembilan pelajar meregang nyawa akibat laka lantas. Ada 320 insiden melibatkan pelajar dari 812 total kejadian laka lantas di Ngawi. Menurut Cipto, keterlibatan pelajar dalam laka lantas di Ngawi tergolong tinggi.

Banyak alasan yang membuat pelajar mengendarai motor ke sekolah,. Di antaranya jarak rumah dengan sekolah yang terlampau jauh. Pun angkutan umum terbilang minim. Apalagi, angkutan khusus pelajar. ‘’Dengan berbagai alasan, orang tua memfasilitasi motor kepada anaknya. Ini juga jadi salah satu faktor tingginya angka laka lantas melibatkan pelajar,’’ ungkapnya.

Untuk menekannya, butuh kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Mulai pelajar, orang tua, sekolah, kepolisian, sampai pemerintah daerah. ‘’Kami sering menekankan kepada sekolah untuk melarang muridnya mengendarai motor,’’ kata Kabid Pembinaan SMP Dindik Ngawi Muh Luluk Sodiki.

Pihaknya juga meyoroti minimnya transportasi umum. Lantaran kondisi tersebut, para pelajar memilih mengendarai motor ke sekolah kendati belum waktunya. Pun, orang tua mengizinkannya. ‘’Yang jelas untuk jenjang SMP sederajat, sekolah dilarang mengizinkan muridnya mengendarai motor ke sekolah,’’ sebut Luluk. (den/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here