BH pun Diembat Duo Maling Bau Kencur Ini

267

NGAWI – Bandit bau kencur. Julukan tersebut kiranya tepat dilekatkan kepada Nug, 16, dan Kan, 16. Dua pelajar asal Kecamatan Kwadungan itu telah mencuri di sembilan tempat berbeda. Kali terakhir, ulah panjang tangan keduanya terbongkar gara-gara kutang alias BH. ‘’Sasarannya toko maupun kios. Sering beraksi di malam hari,’’ kata Kapolsek Kwadungan AKP I Wayan Murtika kemarin (23/1).

Aksi kesembilan tersebut dilakukan pada Kamis pekan lalu (17/1). Dini hari itu keduanya menggondol sejumlah barang salah satu kios di Jalan Raya Kwadungan, masuk Desa/Kecamatan Kwadungan. ‘’Pemiliknya baru membuat laporan kemarin setelah mendapat informasi tentang pelaku pencurian,’’ imbuh Wayan.

Begini ceritanya. Pemilik kios yang bernama Hari Supranoto menyadari tempat usahanya disatroni maling sekitar pukul 06.30 Kamis dini hari itu. Berawal saat hendak mengambil sabit di kios untuk memangkasi ranting pohon kelor yang ditebang sehari sebelumnya.

Perasaan pria itu mulai tidak enak saat mendapati pintu kios yang sebelumya terkunci dari luar berubah sebaliknya. ‘’Korban menutup kiosnya Rabu malam sekitar pukul 23.00,’’ ujar Wayan kepada Radar Ngawi.

Hari yang curiga lantas mengecek ke belakang kios. Kecurigaannya semakin menjadi sesaat setelah melihat atap asbes belakang dalam kondisi jebol. Korban seketika masuk untuk mengecek barang-barang. Dilihatnya isi kios yang sudah berantakan.

Sejumlah barang, baik dagangan maupun benda berharga lainnya, raib. Antara lain, satu lusin kutang, 10 buah celana dalam, dua pasang sandal gunung, dan tiga buah handphone.

Korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Namun, informasi salah seorang tetangga akhirnya menguak aksi panjang tangan Nug dan Kan. Tepatnya pada Selasa lalu (22/1) Hari mendapat kabar bahwa Nug memiliki kutang dan sejumlah benda yang mirip dengan barang yang dijual di kiosnya. ‘’Setelah mendapat laporan seperti itu, korban baru melapor,’’ kata Wayan.

Mendapatkan laporan, anak buah Wayan segera melakukan penyelidikan. Sejumlah petugas menemui Nug yang dicurigai telah melakukan tindak pidana pencurian. Setelah diinterogasi, akhirnya remaja itu mengakui perbuatannya. Nug juga membeberkan kalau pencurian dilakukannya bersama Kan. Keduanya lantas digelandang ke Mapolsek Kwadungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Patugas sempat geleng-geleng kepala ketika mendengar pengakuan dua remaja bau kencur tersebut. Sebab, Nug dan Kan sudah melakukan aksi pencurian di sembilan tempat berbeda. ‘’Tidak kami tahan karena usia keduanya yang masih di bawah umur. Tapi, tetap diproses sesuai prosedur,’’ pungkasnya. (mg8/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here