Besok Jokowi Resmikan Ruas Tol Wilangan-Kertosono

530

NGAWI – Pengamanan arus mudik-balik Natal dan tahun baru (Nataru) di Jawa Timur terus dihitung cermat. Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri memastikan pihak kepolisian sudah ready. Hal itu disampaikan usai menggelar kegiatan penelitian terpadu Jalan Tol Trans-Jawa dari Jakarta-Surabaya di rest area Km 575 A jalan tol Solo-Ngawi kemarin (18/12). ’’Intinya kami sudah siap untuk menghadapi kegiatan itu,’’ kata Refdi.

Sebelum masuk wilayah Jawa timur, pihaknya sudah mendapat penjelasan dari Dirlantas Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah. Setelah kemarin mendapat paparan dari Dirlantas Polda Jawa Timur dan kasatlantas, pihaknya memastikan wilayah Jawa Timur juga sudah siap. ’’Persoalan maupun kerawanan itu pasti ada, tapi tadi sudah dijelaskan oleh Dirlantas Polda Jatim bagaimana solusi mengatasinya serta apa yang perlu diantisipasi,’’ ujarnya.

Namun, bukan hanya persoalan atau kerawanan yang jadi fokus utama pengamanan di wilayah Jatim. Melainkan kondisi para pengguna jalan yang sudah mulai lelah. Refdi mengingatkan masyarakat yang ingin mudik agar selalu memperhitungkan titik lelah. Sebab, perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya sangat jauh. ’’Jam istirahat harus diperhitungkan, kalau tidak kuat lebih baik istirahat,’’ imbaunya.

Dia juga mengingatkan agar pemudik tetap berkonsentrasi pada keselamatan di jalan. Refdi mengakui bahwa pemandangan di sepanjang jalur tol Trans-Jawa sangat indah. Hijaunya pegunungan dan hamparan persawahan seringkali mencuri perhatian pengemudi. Karena itu, khusus untuk pengemudi, dia menegaskan untuk tetap konsentrasi di jalan. ‘’Sekali lagi saya tegaskan, indahnya pemandangan itu tidak boleh jadi fokus,’’ tekannya.

Terkait kesiapan infrastruktur, terutama jalan tol Trans-Jawa, semuanya mulai dari Jakarta-Surabaya bakal segera tersambung penuh. Menyusul peresmian ruas jalan tol Wilangan-Kertosono yang rencananya diresmikan Presiden Joko Widodo besok (20/12) di Nganjuk. Di samping itu, untuk fasilitas umum di jalan tol, sebagian besar juga sudah bisa dimanfaatkan. ’’Memang ada yang sudah siap seratus persen dan yang masih proses finishing,’’ ungkap Refdi.

Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol yang juga hadir dalam kegiatan penelitian terpadu kemarin, Refdi memastikan semua bisa dimanfaatkan. Untuk SPBU tidak semua tersedia di rest area. Hanya rest area tipe A yang dilengkapi SPBU. Tapi, masyarakat tidak perlu khawatir karena selama arus mudik-balik Nataru semua rest area bakal menyiapkan bahan bakar.

Di samping jalan tol, jalur arteri nasional tetap akan menjadi perhatian dalam pengamanan. Apalagi, saat ini masih banyak masyarakat yang memilih menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman. Bukan hanya antarkota dalam provinsi, tapi juga antarkota antarprovinsi. ‘’(Sepeda motor) tidak apa-apa, asalkan tetap memperhitungkan titik lelah dan selalu konsentrasi pada keselamatannya,’’ tuturnya.

Refdi menambahkan, dalam pengamanan yang dikemas melalui Operasi Lilin 2018 mulai 22 Desember-2 Januari itu, pihaknya sudah menyiapkan 200 ribu lebih personel. Khusus untuk Jawa Timur kurang lebih ada 10 ribu personel. Jumlah tersebut belum termasuk dari instansi lain mulai dari TNI, dinas perhubungan, petugas kesehatan, dan lainnya. ’’Dengan jumlah personel sebanyak itu, kami pastikan pengamanan arus mudik-balik nanti sudah siap,’’ tegasnya. (tif/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here