Besarkan Taman Baca

98

SUDAH jadi keseharian Ike Karwinto Putri berkutat dengan buku-buku dan laptop. Nimas Kabupaten Madiun 2018 itu masih sibuk menempuh kuliah semester akhir di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Brawijaya. Meski begitu, dia masih aktif menjadi Relawan Sahabat Anak Kanker sejak 2017 silam. ’’Karena tergerak saat para relawan itu mengadakan acara di pinggir jalan,’’ katanya.

Perempuan 22 tahun itu memang sedari dulu menyukai anak-anak. Passion-nya pun sebenarnya mengajar. Dia merasa cocok jika bergabung dengan relawan yang notabene mengajak anak anak penderita kanker untuk bermain dan belajar bersama. Dia prihatin dengan kondisi yang diderita anak-anak yang dirawat di RS Syaiful Anwar. Anak-anak jelas merasa bosan jika terus dirawat di ruangan. ’’Saya pengin mengajak belajar, karena mereka kan gak bisa datang ke sekolah karena kondisi mereka,’’ ujar wakil Kabupaten Madiun untuk pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2019 itu.

Bahkan, dia tak merasa terganggu dengan kegiatannya. Meski di kampus dia kerap menggarap proyek bersama dosennya. Bahkan, dia yang kini menjadi asisten dosen itu justru merasa bahwa dalam relawan itulah dia bisa mengekspresikan dirinya sendiri. Dia yang suka buku juga tambah semangat karena bisa mengenalkan anak-anak pada buku. ’’Selalu saya ajak ke taman baca, kebetulan ada di basecamp-nya,’’ tuturnya.

Melihat taman baca itulah, dia jadi ingin membuat taman baca di rumahnya di Desa Tanjungrejo, Kecamatan/Kabupaten Madiun. Dia ingin anak-anak di kampungnya jadi gemar mambaca. Saat pulang ke kampung halaman, dia ingin menemui anak-anak di kampungnya nanti tak lagi aktif bermain di luar rumah. Di rumah mereka bisa membaca buku. ’’Sekarang kan main gadget, dan itu buruk bagi mereka. Mereka menjadi tidak peka dengan keadaan sosial dan lingkungannya,’’ ungkap Ike.

Misinya pun sudah dimulai, kini koleksi bukunya yang ada di Malang beberapa sudah diboyong ke Madiun. Bahkan, dia sudah izin ke ibundanya, sesegera mungkin dia bakal mewujudkan impiannya itu. Dia mengakui bahwa ibundanya pun merestui kemauannya itu. Namun, kali ini masih fokus untuk menjuarai Raka Raki Jawa Timur 2019 dan lulus kuliah. ’’Tidak cuma buku fiksi, tapi juga buku nonfiksi yang jadi koleksi saya,” pungkasnya. (mg4/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here