Bersepeda Pagi, Pegawai Negeri Ditabrak Lari

180

PONOROGO – Denny Wijono, aparatur sipil negara (ASN) 56 tahun menjadi korban tabrak lari kemarin pagi (28/2). Sepeda onthel yang dikayuhnya disambar pengguna jalan tak bertanggungjawab. Denny tewas di lokasi kejadian. Polisi pun telah mengantongi ciri kendaraan pelaku tabrak lari tersebut. ‘’Diperkirakan roda empat warna putih,’’ sebut Kanit Laka Satlantas Polres Ponorogo Iptu Badri, kemarin.

Insiden nahas yang menimpa warga Karanglo Lor itu terjadi pukul 04.20. Denny tengah mengayuh sepedanya di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri kilometer 4-5, dari arah timur ke barat. Di jalan yang masih sepi itu, korban sejatinya mengayuh sepedanya pelan. Nahasnya, ketika sampai di depan rumah Feri Saputro, warga Gandu Kepuh, Sukorejo, dia disambar mobil dari belakang. ‘’Kecepatan mobil itu diperkirakan 60 kilometer per jam,’’ terangnya.

Denny yang meregang di depan rumah tetangganya itu mengalami luka cukup berat. Meliputi patah tulang di lengan kiri, serta luka terbuka di sejumlah bagian tubuh seperti dahi, hidung, perut, dan tumit kaki kiri. Hasil olah TKP sementara, polisi menduga kuat lakalantas yang menewaskan Denny itu terjadi akibat faktor kesalahan manusia. ‘’Saat kejadian, arus lalu lintas sepi, pandangan bebas terbuka, cuaca juga cerah. Pengemudi mobil itu diduga tidak konsentrasi penuh. Sehingga mencelakai keselamatan pesepeda,’’ imbuh Badri.

Polisi mendapat sejumlah ciri-ciri dari bagian mobil yang terlepas di TKP. Di antaranya, tutup bumper depan berwarna putih, serta sejumlah pecahan lampu depan kiri. Dari berbagai temuan itu, polisi memperkirakan jenis kendaraan adalah Toyota Rush atau Terios. Hingga kini, polisi terus mengembangkan penyelidikan. ‘’Menurut penuturan saksi, kendaraan usai tabrakan melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Somoroto,’’ tukasnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here