Berharap Berkah di Tahun Babi Emas

81

MAGETAN – Sebelum perayaan Imlek, ada beberapa ritual yang dilakukan. Salah satunya, membersihkan dan mencuci rupang serta altar di Kelenteng Hui Ming Myao. Ritual tersebut merupakan lambang penyucian diri. ‘’Secara tidak langsung membersihkan tubuh juga. Dari pikiran, ucapan, dan perbuatan buruk. Bukan sebagai simbolis saja,’’ kata Toni Wijaya, pengurus Kelenteng Hui Ming Myao, kemarin (4/2).

Ada sejumlah permohonan yang dipanjatkan Toni pada Imlek kali ini. Seperti kelancaran rezeki dan kesehatan. Dia juga berharap suasana tetap kondusif. ‘’Tahun baru, harus ada semangat dan aura baru,’’ ujarnya.

Menurut dia, pada tahun babi emas memang banyak orang berharap mendapat berkah berlebih dalam menjalankan usaha. Itu sesuai dengan babi emas yang digambarkan sebagai simbol pekerja keras. ‘’Diharapkan menjadi lambang kebaikan dan penuh kelancaran dalam apa pun. Baik itu keluarga maupun bangsa,’’ tutur Toni.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian. Terlebih pada 2019 merupakan bagian dari tahun politik. Karena itu, sepatutnya seluruh umat bisa menahan diri kendati berbeda kepentingan. ‘’Saya harap perayaan Imlek berjalan lancar dan aman,’’ ucap Toni.

Perayaan Imlek di Magetan bakal dijaga ketat oleh kepolisian. Mereka berharap kegiatan bisa berjalan kondusif. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here