Berguru dari YouTube, Sukemi Membuat Fogging Mini Rp 300 Ribu

298

Berbagai cara dilakukan untuk terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tak melulu dengan pemberantasan sarang nyamyuk (PSN). Namun ada yang membuat alat fogging. Berbekal uang Rp 300 ribu, laki-laki ini bisa membasmi nyamuk di sekitar rumahnya secara mandiri.

———

MENJELANG magrib, Sukemi mulai sibuk. Setiap sudut rumah dan genangan air dipelototi. Sejak sepekan terakhir dia aktif memantau lingkungan sekitar rumahnya. Berbekal peralatan fogging mini buatannya, Sukemi jadi tukang asap dadakan. ‘’Cuma sekitar rumah saja, jaga-jaga kalau ada nyamuk,’’ katanya.

Kabar merebaknya serangan demam berdarah dengue (DBD) beberapa pekan terakhir mengusik Sukemi. Pria dua anak itu paham betul betapa bahayanya virus tersebut. Pasalnya, beberapa tahun silam kedua buah hatinya sempat tergigit nyamuk Aedes aegypti itu hingga harus dirawat di rumah sakit.

Tak ingin kejadian yang sempat membuatnya trauma itu terulang, warga lingkungan Kwarasan, Kelurahan Baleharjo, Pacitan, itu tergelitik membuat alat fogging untuk membasmi nyamuk. ‘’Karena kalau beli mahal bisa sampai jutaan rupiah,’’ ujarnya.

Berbekal telepon pintarnya, sepekan silam dia mulai berselancar di dunia maya. Bersama rekannya, mereka mulai merangkai alat fogging mini dengan panduan dari YouTube. Tabung yang biasa digunakan menyemprot burung dijadikan wadah obat cair.

Sementara, pemicunya tabung gas mini untuk camping dan pemantik, serta slang kawat kumparan. ‘’Caranya mudah, cairan obat dinaikkan melalui slang kumparan, lalu kumparan itu dibakar. Setelah panas, cairan tadi akan menguap jadi asap dan jadilah fogging,’’ terangnya.

Meski berbahan peralatan ala kadarnya, namun fogging mini buatan Sukemi manjur. Berbekal cairan obat antinyamuk elektrik yang diencerkan dengan solar, saban hari Sukemi berkeliling sekitar rumahnya. Beberapa tempat, seperti semak belukar, saban sore diasapinya. ‘’Kalau di dalam rumah cukup sepekan sekali,’’ tuturnya.

Selain simpel dan tak berisik, alat tersebut juga mudah dibawa. Cairannya lebih awet ketimbang obat antinyamuk semprot. Jika ditotal, untuk membuat satu fogging mini hanya butuh Rp 300 ribu. Padahal jika beli online bisa mencapai Rp 1,5 juta. ‘’Tergantung alatnya, bahkan ada yang lebih murah kalau buat sendiri,’’ sebut pria 55 tahun itu.*** (sugeng dwi/sat/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here