Berebut Satu Slot Pimpinan Dewan, Gerindra-PKS Bersaing Ketat

133

NGAWI – Komposisi di kursi DPRD Ngawi bisa jadi bakal berubah. Termasuk siapa saja yang berhak menduduki kursi pimpinan lembaga legislatif tersebut. Itu seiring hasil sementara perolehan suara Pemilu 2019. ‘’Kalau yang tiga sudah hampir pasti (diketahui), tinggal slot terakhir yang belum,’’ kata Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko kemarin (26/4).

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- mengungkapkan, dari empat kursi pimpinan dewan, satu di antaranya yakni ketua DPRD hampir bisa dipastikan menjadi milik PDI Perjuangan (PDIP). Sebab, berdasarkan hitungan internal partai sejauh ini memimpin perolehan suara. ‘’Partai pemenang pemilu secara otomatis akan menduduki kursi ketua DPRD,’’ ungkapnya.

Hal itu sekaligus memperbesar peluang Antok kembali menjabat sebagai ketua dewan. Apalagi, berdasarkan peraturan di internal partainya, hanya ketua dan sekretaris yang bisa langsung menduduki jabatan pimpinan tanpa perlu musyawarah.

Sementara, kursi wakil ketua pertama berpotensi diraih Golkar yang berdasarkan hitungan internal partai dalam pemilu kali ini meraih lima kursi.

PKB juga berpeluang mendapat jatah kursi pimpinan, meski hitungan sementara perolehan kursinya sama dengan Gerindra dan PKS, yakni empat.

‘’PKB lebih berpeluang (mendapatkan salah satu kursi wakil ketua) karena dari setiap dapil, rata-rata suaranya lebih unggul dibandingkan dua partai yang bersaing itu (Gerindra dan PKS, Red),’’ paparnya.

Sedangkan sisa satu kursi pimpinan lainnya bakal diperebutkan Gerindra dan PKS. Meski begitu, Antok belum bisa memastikan hasilnya peluang itu sekadar mengacu hitungan internal partai masing-masing berdasarkan data formulir C-1. ‘’Ditunggu saja hasil rekapitulasi resmi dari KPU,’’ ucapnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here