Benur Lobster Rp 17,3 M Dilepas Kembali ke Laut

25
HABITAT ASLI: Ninik Setyorini dan para petugas dari isntansi terkait melepas benur lobster hasil tangkapan penyelundupan ke perairan Pacitan Selasa (25/6).

PACITAN – Ribuan ekor benur lobster senilai Rp 17,3 miliar dilepaskan di perairan Pacitan Selasa (25/6). Tepatnya di pantai Dadapan, Pringkuku. Anakan lobster yang dilepas tersebut berasal dari tangkapan petugas Bea Cukai Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Senin (24/6).  ‘’Jumlahnya 113.300 ekor,’’ kata Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim Wilayah Pacitan Ninik Setyorini.

Dia mengungkapkan, baby lobster tersebut awalnya hendak diselundupkan ke Singapura. Masing-masing dibawa dua orang penumpang Garuda Indonesia GA 854 tujuan Surabaya-Singapura berinisial ISD dan IST dalam empat koper yang disimpan di lambung pesawat. Hingga akhirnya terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan x-ray. ‘’Penumpang yang membawa belum tertangkap karena melarikan diri,’’ imbuhnya.

Ninik menambahkan benur lobster tersebut terdiri dari jenis mutiara dan pasir. Jenis mutiara 6.915 ekor. Sedangkan pasir 106.395 ekor. Benur-benur tersebut langsung dikarantina dan dikembalikan ke habitatnya dengan tujuan agar mampu bertahan hidup. Pelepasan tersebut diikuti berbagai pihak terkait. ‘’Prosesnya lama karena ada sekitar 146 kantong benur,’’ ungkapnya.

Benur tersebut dilepas di satu kawasan dengan titik terpisah. Ninik berharap anakan lobster tersebut bisa tumbuh dengan baik. Sebab, jumlahnya lumayan banyak untuk menambah hasil tangkapan nelayan Pacitan ke depan. ‘’Tentunya setelah besar nanti. Jika sudah sesuai dengan aturan konsumsi atau jual beli,’’ imbuhnya.

Ninik juga berharap agar kejadian tersebut jadi pelajaran bagi nelayan Pacitan. Baby lobster dilarang diperdagangkan. Pasalnya tidak hanya aparatur kepolisian, petugas bea cukai pun bakal bertindak tegas terkait jual beli benur. ‘’Semoga mereka sadar untuk tidak menangkap dan memperjualbelikan benur lobster. Tapi tetap membiarkannya hidup liar agar populasinya tetap terjaga,’’ ucapnya. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here