Bensin Tumpah, Dua Rumah di Teguhan Kobong

1508

MADIUN – Musibah kebakaran pukul 12.30 kemarin (12/12) membuat keluarga Marsono, 63, nelangsa. Tidak saja kehilangan rumah di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, tapi juga harta benda.

Kobaran api bermula ketika Murdiyo, menantu korban, tengah mengisi BBM eceran jenis pertamax dari jeriken ke botol menggunakan slang. Saat melakukan aktivitas tersebut, pandangan Murdiyo sempat teralihkan oleh anaknya yang pamit pulang.

Lepas mata memandang, seketika BBM eceran yang sedianya akan dijual oleh Retno Ningsih, istri Murdiyo, di toko miliknya itu tiba-tiba tumpah. Entah bagaimana, api kemudian muncul dan langsung menyambar dinding rumah mereka. Si jago merah kemudian menjalar ke dinding rumah mertuanya, Marsono dan Winarni.

Dalam kepanikan itu, Murdiyo, Winarni, dan Marsono menghindar dari amukan si jago merah. Sayangnya, sebagian harta benda yang berada di dalam rumah tak bisa diselamatkan. ‘’Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta,’’ kata Kapolsek Jiwan AKP Eko Sugeng Rendra Wicaksono.

Tak berapa lama, empat armada kebakaran dari Satpol PP Kota Madiun dan Kabupaten Madiun datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Dalam waktu lebih kurang satu jam, api yang telah membakar dua rumah berdinding semen itu dapat dipadamkan. Namun, kedua rumah itu telah ludes terbakar.

Eko mengaku pihaknya masih melakukan olah TKP dan menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sementara dia menduga karena bensin yang tumpah. Kemudian menyambar puntung rokok milik Marsono yang saat kejadian sedang beristirahat di ruang tengah tempat Murdiyo menuang bensin. ‘’Kami sudah menerjunkan tim inafis dari Polres Madiun Kota untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran itu,’’ ujarnya. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here