Pacitan

Bencana Hidrometeorologi Rusak Empat Sekolah

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bencana banjir dan tanah longsor berdampak pada sejumlah sekolah. Bangunan SDN 1 Sukodono, SDN 3 Tulakan, SDN 2 Ketro, dan SMPN 1 Ngadirojo dilaporkan rusak akibat bencana hidrometeorologi pada Sabtu lalu (3/10). ‘’Kerusakannya tidak terlalu parah dan tidak memengaruhi bangunan lain,’’ kata Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Wahyono Selasa (6/10).

Di SDN 3 Tulakan, misalnya. Tebing setinggi enam meter yang berada di depan bangunan kelas longsor. Kerusakan serupa juga terjadi di SDN 2 Ketro dan SDN 1 Sukodono. Sementara di SMPN 1 Ngadirojo terendam banjir hasil luapan Sungai Cerbon. ‘’Tentu ini menjadi warning sekolah lain agar waspada. Sekalipun saat kejadian sekolah tidak sedang digunakan kegiatan belajar-mengajar,’’ ujarnya.

Wahyono menyebut, saat ini terdapat 50 sekolah rusak di Pacitan. Kategori kerusakan beragam. Mulai ringan, sedang, hingga berat. ‘’Kerusakan itu erat kaitannya dengan bencana alam. Termasuk faktor usia bangunan sekolah,’’ jelasnya.

Tahun ini perbaikan sekolah hanya mengandalkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 10 miliar. Karena dana yang bersumber dari APBD telah dialihkan untuk penanganan Covid-19. ‘’Kalau  perbaikan tidak tuntas tahun ini, bisa dilanjutkan pada tahun depan. Jadi, perbaikan dilakukan bertahap,’’ terangnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close