Belum Genap Sehari, Suparno Masuk Bui Lagi

364
NGGAK KAPOK: Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu menunjukkan surat bebas Suparno dari hukuman penjara di Rutan Kelas II B Wonogiri.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi –  Suparno, 41, tidak juga jera kendati sudah lama mendekam di penjara. Baru sehari bebas dari Rutan Kelas II B Wonogiri, Jawa Tengah, warga Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah, itu diduga mencuri handphone salah seorang penumpang bus AKAP. Aksinya dilakukan saat melintasi Desa Watualang, Ngawi, Rabu malam (18/9). ‘’Pelaku baru bebas menjalani hukuman kasus narkoba,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP M. Khoirul Hidayat Kamis (19/9).

Pencurian itu bermula ketika Suparno naik bus setelah keluar dari penjara Rabu pagi. Diam-diam pelaku merogoh handphone milik penumpang yang duduk di sampingnya. Kemudian memutuskan turun di Watualang, tidak jauh dari RS At Tin. Ternyata, aksi panjang tangannya dipergoki awak bus. Pelaku dikejar dan masuk ke rumah sakit swasta tersebut. ‘’Handphone sempat dilempar di halaman rumah sakit untuk menghilangkan barang bukti (BB),’’ ujarnya.

Khoirul menerangkan, pelaku berhasil ditangkap satpam jaga RS At Tin setelah curiga mendengar keributan dari luar. Penumpang dan awak bus nyaris main hakim karena geram dengan aksi yang dilakukan pelaku. ‘’Alasan sampai Ngawi masih kami dalami. Karena lokasi rutan dengan rumahnya sebetulnya satu provinsi,’’ paparnya.

Suparno terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun atas pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Pihaknya mengamankan handphone curian dan uang Rp 250 ribu. ‘’Warga harus hati-hati menjaga barang bawaan ketika bepergian jauh,’’ pesannya. (gen/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here