Beli Ratusan Lampu PJU, Pemkab Rogoh Rp 4 Miliar

65

MADIUN – Gulita memasuki Kabupaten Madiun coba dikikis. Pemkab menggelontorkan dana Rp 4 miliar untuk menebus ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) baru tahun ini. Peranti cahaya tersebut sebagai besar untuk menerangi jalan wilayah perbatasan. ‘’Skala prioritas di perbatasan Ponorogo, Magetan, dan Nganjuk yang selama ini imejnya gelap saat malam,’’ kata Kasi Sarana dan Prasarana Rambu Lalu Lintas Dishub Kabupaten Madiun Aksin kemarin (4/3).

Aksin menyebut ratusan lampu PJU bakal disebar di titik yang masih minim penerangan. Kawasan Saradan misalnya, bakal ditempatkan di sepanjang median menuju Wilangan, Nganjuk. Total 64 lampu di 32 titik lokasi tersebut. Kemudian, di sepanjang jalan depan RSUD Dolopo ada 12 titik dengan total 24 lampu. Selebihnya disebar di daerah Muneng, Pilangkenceng, Jiwan, dan kawasan gelap lainnya. ‘’Meski fokusnya perbatasan, jalur lain tidak dikesampingkan,’’ ujarnya.

Dishub memilih pengadaan lampu PJU jenis light emithing diode (LED). Ketimbang lampu panel surya. Sebab lebih tahan lama meski menggunakan tenaga listrik. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu menilai cahaya lampu solar cell cepat redup. Meski baru setahun digunakan. Sedangkan lampu LED bisa bertahan tiga hingga lima tahun. ‘’Ke depan lampu lama diganti LED,’’ bebernya kepada Radar Mejayan.

Aksin menyebut total lampu PJU di Kabupaten Madiun mencapai ribuan. Lampu tersebut hampir menyeluruh tergolong usang. Jumlahnya masih banyak meski sudah ada penggantian tahun lalu. Selain cupet anggaran, pihaknya baru ditugasi mengelola PJU ketika ada perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) 2017. ‘’Jadi penggantian bertahap sambil menambah lampu baru di titik lain,’’ tuturnya.

Karena barang lama, banyak PJU yang padam. Seperti lima lampu di median Jalan Raya Nglames. Kemarin petugas dishub mengganti bola lampunya. Perbaikan serupa dilakukan di tiga titik perempatan Pagotan beberapa waktu lalu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Intensitas pemeliharaan lampu meningkat ketika musim penghujan. Selain korsleting akibat air hujan, juga tersambar petir. Biasanya menyerang traffic light. ‘’Lampu jenis lama lebih rentan korsleting,’’ ucap Aksin. (cor/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here