Belasan Tahun Bripka Hendro Subekti Getol Kenalkan Panjat Tebing

104

Moncernya prestasi atlet panjat tebing Pacitan tidak terlepas dari sosok Bripka Hendro Subekti. Sejak 15 tahun silam, pria itu getol mengenalkan olahraga yang memacu adrenalin tersebut ke kalangan pelajar setempat.

———-

BAK Spider-Man, Hendro Subekti dengan lincah merayapi tebing batu di bukit Desa Sukoharjo. Sesekali, dia berhenti sejenak mencari cengkeraman dan pijakan yang pas di antara celah-celah bebatuan. Dalam sekejap, polisi berpangkat bripka itu telah sampai di puncak bukit setinggi 50 meter tersebut. ‘’Terpenting fokus,’’ ujarnya.

Hendro mulai berkecimpung menjadi instruktur panjat tebing pada 2004 silam. Bermula saat mencari cara agar siswa yang ikut ekstrakurikuler patroli keamanan sekolah (PKS) yang diampunya tergerak mencintai alam. ‘’Lalu, kepikiran panjat tebing yang sempat saya tekuni semasa sekolah lalu,’’ kenangnya.

Tak mudah bagi Hendro mengajak anak didiknya menekuni panjat tebing. Tidak adanya dukungan orang tua menjadi ganjalan kala itu. Belum lagi, peralatan masih terbilang minim.

Jalan Hendro mengenalkan panjat tebing ke kalangan pelajar mulai lapang saat mengikuti kursus kepelatihan tingkat provinsi pada 2008. ‘’Setahun kemudian kepengurusan FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia, Red) cabang Pacitan terbentuk, kebetulan saya yang jadi ketuanya,’’ terang kanit Binkamsa Satbinmas Polres Pacitan ini.

Sejak itu, satu per satu pelajar bergabung. Saat ini sekitar 30 murid yang aktif mengikuti kegiatan yang digawanginya. Pun, sejumlah sarana latihan dibangun di sekitar tempat tinggalnya dan kawasan alam tertentu.

Pada 2011, dua buah wall climbing didirikannya di Lapangan Graha Bhayangkara Polres Pacitan. ‘’Sekarang peralatan kami sudah lumayan lengkap. Kalau tempat latihannya kadang di alam terbuka,’’ ujar pria kelahiran Malang, 14 Agustus 1983 itu.

Tidak sia-sia kerja keras Hendro mengenalkan panjat tebing di Pacitan. Pada 2012 anak didiknya berhasil menyabet dua keping medali emas pada kejurnas FPTI di Jakarta. Bahkan, atlet binaannya sempat mewakili Indonesia di Asian Youth Championship di Singapura. Pun, berkat prestasimoncer anak didiknya, pada 2013 Hendro dianugerahi penghargaan dari gubernur Jatim. *** (sugeng dwi/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here